14 Calon Jemaah Umrah PT Damtour Lapor ke Polisi

0
54
Pijaknoto salah seorang calon jemaah umrah mengadukan travel umroh PT Doa Arafah Madina (Damtour) kepihak Kepolisian.

 

godepok – Sekitar 14 orang calon jemaah umroh PT Doa Arafah Madina (Damtour) mendatangi Kantor Mapolresta Depok, di Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas.

Mereka mengadukan perusahaan travelumrah Damtour yang menaungi mereka, karena sejak 2016 sampai kini keberangkatan mereka ke tanah suci tidak juga jelas.

Pijaknoto salah seorang calon jemaah umrah menuturkan ia dan tiga belas calo jemaah umroh yang lapor polisi ini rata-rata mendaftar umrah lewat PT Damtour yang berlokasi di Cilodong, Depok, pada 2015 lalu.

Dirinya kata Pijaknoto saat itu membayar biaya umroh sebesar Rp 22,5 Juta.

“Oleh PT Damtour kami dijanjikan berangkat tahun 2016. Namun akhirnya batal. Lalau dijanjikan 2017, juga batal. Sampai sekarang tahun 2018, kami hanya dijanjikan saja tanpa ada kepastian berangkat. Padahal kami sudah bayar lunas semua,” katanya.

Karena merasa lelah dengan janji-janji pihak PT Damtour kata Pijaknoto pihaknya kemudian sempat menuntut Damtour mengembalikan saja uang mereka.

“Karenanya Pada Januari 2018, pihak Damtour berjanji akan mengganti rugi uang kami. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan pula atas janji itu. Makanya kami datang ke polisi, supaya uang kami bisa diganti rugi,” katanya.

Menurut Pijaknoto pihaknya tidak mengetahui pasti berapa jumlah calon jemaah PT Damtour yang belum berangkat sampai saat ini.

“Yang jelas calon jemaah yang komitmen melaporkan hari ini sebanyak 14 orang. Jumlah pasti calon jemaah yang tidak berangkat saya tidak tahu,” katanya (aji godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here