2019, Ada 2210 Kasus Kejahatan

0
7

godepok-SeputarDepok. Pada tahun 2019 Kepolisian Polresta Depok mencatat ada sekitar 2.220 kasus tindak pidana yang ditangani.

Kapolres Metro Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan Polres Metro Depok menggelar rilis akhir tahun pengungkapan seluruh kasus tindak pidana dalam kurun waktu sepanjang tahun 2019.

“Sejumlah barang bukti pun ditampilkan yang diantaranya berupa sejumlah senjata tajam, hingga narkotika jenis sabu dan ganja serta beberapa pelakunya,” katanya.

Azis menjelaskan, di tahun 2019 total ada 2.220 kasus tindak pidana yang ditangani pihaknya.

Sementara di tahun 2018, total ada 2.528 kasus tindak pidana yang ditangani Polres Metro Depok, yang mana artinya mengalami penurunan kasus sebanyak 308 kasus.

“Jumlah tindak pidana di tahun 2018 itu ada 2.528 dan di 2019 ada 2.220 kasus,” kata Azis ketika memimpin rilis akhir tahun di Aula Atmani Polres Metro Depok

Azis mengatakan, penurunan jumlah kasus tersebut disebabkan beberapa faktor yang diantaranya adalah peningkatan patroli dan juga tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan.

“Beberapa hal yang menjadi cara bertindak atau metode yang dilakukan Polres Metro Depok yaitu peningkatan patroli dan tindakan tegas yang dilakukan personel kami,” katanya.

Selain itu beberapa kasus lain juga mengalami penurunan seperti Narkoba yang mencapai 342 perkara di tahun 2019, sedangkan tahun 2018 lalu mencapai 344 kasus. Diakui Azis masalah penyelesaian kasus narkoba paling banyak dilakukan tahun 2019.

Namun disisi lain peningkatan justru terlihat dari laporan kecelakaan lalu lintas, dimana pada tahun 2018 hanya 217 perkara sedangkan pada 2019 mencapai 414 perkara.

“Hal ini disebabkan oleh jumlah pelaporan yang mengalami peningkatan. Ada beberapa item yang dulu tidak masuk laporan, tapi sekarang (2019) masuk dalam laporan,” terangnya.

Menurunnya angka kriminalitas jalanan di tahun 2019 menurut Azis disebabkan oleh peningkatan cara bertindak yang dilakukan oleh personel kepolisian Polres Metro Depok, mulai dari penebalan intensitas patroli hingga tindakan tegas yang diberikan kepada pelaku kejahatan oleh petugas di lapangan.

“Dalam setahun ini kita sudah lakukan tindakan tegas dan terukur tercatat satu orang pelaku (pencurian motor) kami tembak mati karena melakukan perlawanan, sedangkan tiga lainnya kami lumpuhkan (tembak bagian kaki),” katanya.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here