Anies Baswedan Tinjau Vihara Sharma Bhakti dalam Perayaan Imlek

0

godepok-Jakarta. Menyambut Tahun Baru Imlek “Babi Tanah” dan Cap Go Meh 2019, Gubernur Anies Baswedan bersama kedua putranya, Mikail Azizi dan Ismail Hakim mengunjungi Vihara Dharma Bhakti di kawasan Petak Sembilan Glodok, Jakartan Barat, Selasa (5/2/2019).

Anies datang ke lokasi sekitar pukul 11:45 WIB, mengenakan batik warna ungu dengan corak daun, bawahan celana bahan biru donker dan sepatu hitam, bersama kedua putranya.

Anies tak masuk melalui gerbang utama Vihara. Tetapi, malah masuk lewat pintu samping yang cukup sempit dan hanya bisa dilewati sekitar tiga orang saja.

Saat memasuki Vihara, Gubernur DKI Jakarta itu pun langsung disambut oleh para pengunjung yang ada disana, kemudian langsung bersalaman. Anies pun menyempatkan diri untuk menghampiri peminta-minta yang ada di sebelah kanan jalan. Mereka merupakan masyarakat yang tengah mengantri untuk mendapatkan angpao, para peminta-minta itu pun sontak saja langsung menyambut dan berebutan untuk menyalami tangan Gubernur DKI Jakarta itu.

Setelah itu, Anies memasuki ruang ketua Yayasan Dharma Bhakti, Gunawan Djaya Putra. Setelah berbincang sekitar 10 menit, Anies pun langsung keluar Vihara untuk berkeliling dan melihat lokasi di sekitar kompleks Vihara.

Saat berkeliling, hal yang menjadi perhatian olehnya yakni tabung berukuran besar yang ada di lokasi tersebut. Kemudian ia pun bertanya, “Ini apa?,” tanya Anies. Salah satu pengurus Vihara tersebut mengatakan jika tabung berukuran besar itu merupakan tempat pembakaran. “Ini tempat pembakaran pak,” jawabnya.

Setelah itu, Anies pun mendatangi tempat sembahyang yang ada di Vihara tersebut. Tampak sorot matanya memerhatikan pengunjung yang tengah melakukan sembahyang. Lalu melihat aneka lilin dan patung yang dipajang di tempat sembahyang tersebut.

Usai berkeliling di dalam kompleks Vihara, Anies pun langsung keluar dan disambut serta diberikan tiga kandang yang berisikan burung pipit. Kemudian kandang tersebut ia bagikan kepada putranya, Mikail dan Gunawan selaku Ketua Yayasan.

Setelah diberikan aba-aba, Anies, putranya dan Gunawan pun langsung melepas puluhan burung pipit tersebut dari kandangnya.

Anies mengatakan, pelepasan burung tersebut merupakan simbol kebebasan, dan agar juga dapat dirasalan oleh berbagai kelompok masyarakat di DKI Jakarta.

“Kita ingin juga ditandai dengan pelepasan burung yang menandakan bahwa kebebasan dari kungkungan dari permasalahan menuju pada kesuksesan,” ujar Anies.

Usai melakukan simbolik dengan melepas burung pipit, Gunawan selaku Ketua Yayasan mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur DKI Jakarta secara rutin dan para pengunjung yang telah datang di Vihara Dharma Bhakti.

Ia pun berharap dengan kunjungan yang dilakukan oleh Anies dan masyarakat dapat bermanfaat dan mendapat kebaikan.

“Pak Anies akan memberikan beberapa pesan untuk kita, mudah-mudahan bermanfaat bagi warga DKI dan sekitarnya terutama kerukunan agama. Karena Klenteng ini tidak hanya monopoli salah satu agama, tapi semua agama ada di sini,” ucap Gunawan

Anies pun juga mengucapkan terimakasih kepada Gunawan atas dirinya yang telah diterima berkunjung ke Vihara tertua yang berdiri sejak tahun 1650 dan telah menjadi salah satu pusat perayaan tahun baru imlek.

Anies mengaku bersama kedua putranya, Mikail Azizi dan Ismail Hakim secara rutin mengunjungi lokasi tersebut setiap tahunnya.

“Jadi ini udah lima taun berturut-turut datang ke Vihara ini. Mudah-mudanan nanti sore hujan jadi adem, mudah-mudahan jadi penanda juga, mudah-mudahanan keberkahan,” tutur Anies.

Selama berkunjung ke kompleks Vihara, Anies mengaku bertemu dengan banyak turis-turis dari mancanegara. Dimana mereka tidak hanya melakukan kegiatan keagamaan saja, tetapi juga berwisata ke Vihara tersebut.

Anies mengatakan Pemprov DKI Jakarta mendukung agar Vihara tersebut dapat segera dituntaskan renovasinya. Apalagi, Vihara Dharma Bhakti pernah mengalami insiden kebakaran.

“Kami berharap di tempat ini lebih rapih lebih tertib sehingga pengalaman mendatangi vihara dharma bhakti menjadi pengalaman yg berkesan bagi semua,” terangnya

Anies jug mengatakan, dengan adanya tahun baru imlek, menjadi kesempatan untuk menguatkan rasa persatuan dimana hal tersebut merupakan modal kebersamaan bagi warga DKI Jakarta.

“Kita di ibukota dan di Indonesia semangat persatuan inilah yang harus kita jaga terus menerus. Dengan persatuan itu maka apa yang ada pada diri kita bisa saling menguatkan, bisa saling mengisi, dan menghadirkan rasa kedamaian,” ucap Anies.

Anies mengatasnamakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyampaikan selamat tahun baru Imlek kepada seluruh warga Ibukota. Ia berharap pada tahun Babi Tanah ini, yang dikenal memiliki makna keberkahan, dapat memudahkan rejeki dan peluang yang besar bagi seluruh masyarakat.

“Kami atas nama Pemprov DKI Jakarta ingin menyampaikan selamat tahun baru gong xi fa cai semoga tahun baru ini membawa keberkahan, membawa kesuksesan kepada semuanya,” kata Anies. (bhimo godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here