Bapak Penganiaya Anak Kandung Terancam 10 Tahun Penjara

0

godepok-SeputarDepok, Polisi membekuk EP (27) ayah yang menyiksa bayi berusia tujuh bulan di Tapos, Depok.

EP tega menyiksa anak kandungnya karena emosi mendengar tangisan anaknya. Saat itu pelaku sedang tidur dan merasa terganggu mendegar anaknya menangis. Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar mengatakan peristiwa itu terjadi pada Jumat (12/3). Namun baru dilaporkan ke polisi pada Minggu (14/3).

“Saat pelaku tidur, ibunya (bayi) lagi kerja. Kemudian si korban nangis, rewelah ya namanya bayi. Kemudian yang bersangkutan kesal dan memukul,” katanya.

Pelaku memukul bayi sebanyak dua kali. Tak hanya itu, pelaku juga membanting anaknya ke kasur. Beruntung nyawa anaknya masih selamat. Hanya saja mengalami luka lebam.

“Dipukul dua kali di wajah kemudian dibanting ke kasur,”katanya.

Peristiwa itu diketahui SN istri EP setelah pulang kerja. SN melihat anaknya menangis dan terluka di wajah.

“Pelaku mengaku dia yang melakukan,” katanya.

Setelah peristiwa itu pelaku pergi dari rumah. Akhirnya pelaku diamankan di tempat kerjanya di Citereup, Kabupaten Bogor.

“Dia keluar dari rumah kita cari sampai empat hari, dan kami tangkap di tempat kerjanya,” katanya.

Korban mengalami luka cukup parah di wajah. Korban kini bersama ibunya dan dirawat di rumah.

“Luka dimata, pecah mulut, terus lutut memar karena dibanting, punggungnya dicubit,” tambahnya.

Atas perbuatan tersebut pelaku dijerat Pasal 44 ayat (2) UU No 23 tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.(AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here