Belasan Wanita dan Ribuan Miras Terjaring

0
4

godepok-SeputarDepok. Operasi pekat gabungan yang melibatkan Satpol PP, Kepolisian, TNI, dan BNN pada Selasa (17/12) sampai Rabu(18/12) dini hari ini berhasil mengamankan 52 orang dan 1300 minuman keras (miras).

Kasatpol PP Kota Depok N Lienda Ratnanurdianny mengatakan, dari puluhan orang yang diamankan tersebut, diantaranya diduga merupakan pekerja seks komersialMereka diciduk di apartemen dan kafe yang ada di Depok.

“Kami menemukan beberapa indikasi. Tadi kami mengamankan ada tujuh orang laki laki dan 11 orang perempuan. Itu yang kami lakukan pendalaman apakah mereka memang terlibat prostitusi atau tidak,” katanya.

Dia menerangkan, banyak ditemukan warga dari luar Kota Depok dalam operasi ini.

Mereka merupakan pelajar dan pekerja yang mengadu nasib di Kota Depok. Namun, sayangnya kebanyakan tidak memiliki izin tinggal di Depok.

Seluruh yang terjaring operasi ini menurut dia, telah diperiksa urinenya. Hasilnya belum ditemukan warga yang positif menggunakan narkoba”Sudah kami periksa dan hasilnya negatif. Kami harapkan tidak ada lah yang menggunakan narkoba,” Teman-teman BNN telah periksa semua yang terjang, urinenya negatif,” jelas dia.

Menurut dia, kegiatan rutin ini dilakukan setelah adanya laporan yang masuk kepada pihaknya soal dugaan penyakit masyarakat, seperti pekerja seks komersial dan peredaran minuman keras. “Giat kali ini adalah operasi pekat ya tentunya yang diawali sejak sore tadi jam empat sore di daerah Jalan Raya Sawangan itu ada 1.300 botol untuk peredaran miras tidak berizin. Kemudian selepas isya kita bergerak ke wilayah tengah dulu di jalan Margonda,” sebut dia.

Laporan yang masuk kepada pihaknya juga banyak yang menyebutkan tentang adanya praktek seks komersial secara online di dalam apartemen. Karena itu, pemerintah kota beserta unsur lainnya melakukan operasi ke salah satu apartemen yang bernama Saladin. “Hasilnya akan kita sampaikan, ada 18 orang total di apartemen Saladin,” ungkap dia.

Mereka semua yang diamankan akan mendapat pembinaan dari pihaknya. Selanjutnya, jika memang terbukti melakukan pelanggaran hukum, Kepolisian nantinya yang akan mengambil tindakan hukum

“Kegiatan ini akan kami lakukan secara rutin ya,”katanya.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih juga kepada masyarakat bahwa dengan adanya aduan atau informasi masyarakat, kami bisa mengetahui adanya potensi gangguan ketentraman masyarakat dan ketertiban umum (tranmastibum), mudah-mudahan dengan adanya operasi ini peredaran miras diKota Depok semakin berkurang,” katanya.

Pihaknya akan terus melakukan razia terhadap peredaran minuman keras apalagi saat ini menjelang pergantian malam tahun baru.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here