Bermodus PSBB, Polisi Gadungan Curi HP dan Bawa Kabur Dua Siswa

0

godepok-SeputarDepok. Bermodus dengan menegur pelanggar Penerapan Pembatas Sosial Berskala Besar (PSBB) pemuda polisi gadungan membawa kabur dua siswa di Depok.

Kerabat korban Wahyu kepada wartawan mengatakan kejadian ini berawal saat kedua korban siswa SMP di Depok tengah berada di Taman Merdeka, Kecamatan Sukmajaya.

Saat itu pelaku Ijal datang menghampiri kedua korban dan menegur karena masih berkumpul di luar rumah selama PSBB.

Karena dianggap melanggar ketentuan PSBB, Ijal yang mengaku sebagai anggota Polisi pun menahan kedua anak ini.

Dia membawa kedua anak tersebut menggunakan sepedanya motor.

“Yaudah sini saya bawa dulu saya tangkap gitu. Dia ini modusnya PSBB,” katanya.

Namun ketika di atas motor, korban bernama A sempat menelfon keluarganya.

Seketika telepon genggam itu langsung diambil Ijal.

“Nah si korban sempat nelfon orang tuanya bilang kalau dia disekep sama polisi, nah ngaku ditangkep,” kata Wahyu.

Setelah berjalan cukup jauh, motor yang dikendarai Ijal pun akhirnya berbelok ke komplek Polri di kawasan Ciputat.

“Jadi biar korban percaya kalau akan ditahan polisi,” jelas dia.

Namun hal tersebut justru jadi bumerang bagi Ijal.

Ijal pun diberhentikan oleh petugas karena masuk komplek dengan membonceng dua orang.

“Saat diberhentikan, dia diperiksa sama petugas di pos. Ditanya-tanya, disitulah terungkap semua,”katanya.

Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah membenarkan adanya kejadian itu.

Ia menuturkan, dari keterangan yang didapat, kedua korban sempat dibawa oleh pelaku sampai ke wilayah Kebayoran, Jakarta Selatan dengan bonceng tiga menggunakan satu motor.

Kasus ini terungkap ketika pelaku dan korban dihentikan di pos check pointKebayoran.

Lalu, petugas memeriksa mereka. Kecurigaan pun muncul terhadap pelaku.

Di situ petugas kepolisian curiga, mau kemana ternyata identitas sepeda motor juga tidak sesuai dengan apa yang disampaikan pengendara, dan ditemukan telepon genggam.

Kecurigaan petugas semakin menjadi lantaran ditemukan sejumlah atribut kepolisian dari tangan pelaku.

Tak ingin kecolongan, petugas dari Kebayoran kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya mereka dibawa ke Polres Depok, karena lokasi awal kejadian di kota tersebut.

“Sampai di sini ternyata diketahui orang yang mengaku anggota polisi itu gadungan tidak betul. Mengambil beberapa properti dari korban yang masih anak-anak dengan dalih bujuk rayu dan sebagainya,” katanya.

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, saat ini pelaku dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

“Saat ini kita sedang perdalam motifnya, jalan ceritanya seperti apa. Kita dalami dulu nanti akan kita lakukan gelar perkara awal untuk tindak lanjut perkara ini,” katanya.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here