BMT Dana Insani Bersama Pemerintah Gunungkidul Dampingi UMKM Putar Roda Perekonomian

0

godepok-Gunungkidul. Terpuruk nya roda perekonomian yang di timbulkan pandemik covid-19 belum berakhir sehingga banyak sebagian masyarakat Indonesia harus memeras otak dan tenaganya guna bertahan hidup di masa pandemik ini, salah satunya dengan membuka usaha sendiri atau yang sering kita kenal dengan sebutan usaha mikro.

Dalam mempermudah membangkitkan berkembangnya usaha mikro kecil menengah ini perlu ada sentuhan peran perbankan dalam menyokong usaha kecil tersebut. Hal tersebut di utarakan Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi saat menghadiri pengundian simpanan Wardah BMT Dana Insani, di kantor pusat BMT Dana Insani, Wonosari, Sabtu (19/9).

“Alhamdulillah hari ini saya dapat menghadiri acara pengundian simpanan Wardah BMT Dana Insani di mana menghadapi pandemik ini lembaga penyalur keuangan Baitul Mal wa Tanwil seperti BMT Dana Insani ini menjadi stakeholder pemerintah menjadi penting dalam mempermudah akses permodalan kepada usaha mikro kecil,” ungkap Immawan Wahyudi.

Immawan Wahyudi mengapresiasi dengan pengundian simpanan Wardah yang di lakukan BMT Dana Insani.

“Acara seperti ini baik untuk memberikan stimulus dan semangat kepada masyarakat, sehingga masyarakat tergerak untuk memanfaatkan lembaga keuangan Baitul Mal wa Tanwil (BMT) ini sebagai penggerak perputaran perekonomian di daerah,” tambah Immawan.

Sementara itu Manager Umum Baitul Mal wa Tanwil (BMT) Dana Insani Kurniawan Fahmi M.P menjelaskan kepada media bahwa saat ini BMT Dana Insani tidak hanya sebagai lembaga keuangan Baitul Mal semata namun juga bersama pemerintah kabupaten Gunungkidul berkomitmen membantu masyarakat Gunungkidul dalam menghadapi kesulitan permodalan bagi usaha mikro dan kecil di Gunungkidul.

Kurniawan Fahmi menambahkan dalam menghadapi pandemik covid-19 ini BMT Dana Insani berkomitmen membantu usaha mikro kecil menengah di Gunungkidul.

“90 persen anggota kami adalah UMKM, dan kami Dana Insani memilliki namanya Dana Insani sosial enterpreneur, dan Baitul Mal dan dari Baitul Mal ini lah membina beberapa UMKM yang terpuruk dari sisi omzet, kami dampingi termasuk memberikan bantuan berupa modal kerja ringan, yang murah sehingga mereka mampu bangkit kembali maka roda perekonomian mampu berputar secara optimal,” kata Fahmi sapaan akrab Kurniawan Fahmi.

Melihat derasnya serbuan teknologi informasi digital juga tidak di sia-siakan BMT Dana Insani dalam mengembangkan layanan keuangan berbasis aplikasi, bahkan Fahmi menjelaskan BMT Dana Insani sedang mengembangkan start up bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Saat ini kami sedang merancang yang namanya BMT DIGI, dengan BMT DIGI ini memudahkan pelayanan transaksi bagi anggota kami untuk bisa melakukan transaksi di semua marcen-mercen UMKM,” jelas Fahmi.

Tak sampai di situ BMT Dana Insan dalam waktu dekat ini akan meluncurkan sebuah market place khusus UMKM Gunungkidul.

“Market place kami yang akan kami luncurkan pada awal tahun nanti ini sudah terhubung dengan join smasco milik kementerian koperasi,” tutup Fahmi.(Wahyu godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here