Buni Yani Belum Penuhi Pemanggilan Kejaksaan

0

godepok. Terdakwa kasus Undang-Undang ITE Buni Yani pada Jumat (1/2) belum memenuhi pemanggilan Kejaksaan Negeri Kota Depok.

Mimin Rukmini, istri terdakwa kasus Undang-undang ITE, Buni Yani, menegaskan, suaminya akan mematuhi keputusan hukum dan tidak akan lari dari persoalan.

Namun, hari ini, Buni memilih enggan memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Depok, Jumat (1/2) .

“Kan sudah tau. Kan ada cerita. Kan kalian tau sudah ada surat penolakan enggak akan datang saya sudah tanda tangan,” kata Mimin sesaat sebelum pergi meninggalkan rumahnya di kawasan Kalibaru Permai, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilodong.

Dia menegaskan, jika sang suami tidak akan melarikan diri.

“Ya tunggu aja bapak enggak akan lari dari tanggung jawab. Bapak juga bentaran lagi ada,” katanya.

Ketika ditanya dirinya akan kemana, Mimin mengaku ia ada keperluan lain. “Saya enggak ikut, saya jaga anak. Sudah ya,” katanya.

Usai menyampaikan keterangan singkat pada awak media, Mimin pun akhirnya pergi meninggalkan rumah menggunakan taksi online.

Kejaksaan Negeri Depok akan melalukan pemanggilan terhadap terdakwa Buni Yani dalam kasus ujaran kebencian.

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Sufari tanggal Selasa (29/1).

Ketika dikonfirmasi, Sufari mengatakan akan melakukan eksekusi setelah menerima putusan salinan dari Mahkah Agung.

“Kami sudah terima salinan putusannya sejak lima hari lalu,” katanya, Kamis (31/1).

Setelah putusan salinan, langkah selanjutnya adalah melakukan eksekusi. Namun dia enggan menyebutkan kapan eksekusi dilakukan.

“Sesuai prosedur maka dilakukan eksekusi,” ucapnya.

Mengenai teknis penjemputan, pihaknya enggan menjawab. Termasuk ketika ditanya akan ditahan dimana nantinya Buni Yani.

“Sudah ya cukup begitu saja. Kalau teknis jangan,” tukasnya.

Dalam surat panggilan dengan nomor B. 282/0.2.34/Euh.3/01/2019 tertera nama Buni Yani untuk memenuhi panggilan pada Jumat (1/2) pukul 09.00 WIB.

Dalam surat tersebut, Buni Yani diminta untuk menghadap Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Depok, Priatmaji D Prawiro.

Buni Yani diminta datang untuk memenuhi pelaksanaan eksekusi atas putusan Mahkamah Agung nomor 1712K/PID.SUS/2018 tanggal 22 November 2018.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here