Ciptakan Kondusifitas Dibulan Suci, Petugas Gabungan Razia Rumah Kos

0

godepok-SeputarDepok, Puluhan pria dan wanita bukan suami istri terjaring Satpol PP Kota Depok, Kepolisian dan TNI dari lokasi rumah kos berbeda di kawasan Cimanggis pada Minggu (2/5) dinihari, selain itu, petugas juga menemukan botol minuman keras berbagai merk di salah rumah kos.

Kasat Pol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny mengatakan, operasi penertiban dilakukan dalam rangka pengawasan dan pembinaan ketentraman dan ketertiban umum yang digelar bersama aparat gabungan dari TNI dan Polri.

Karena, kata Lienda, Pihaknya mendapat informasi bahwa rumah kos yang ada dikawasan Cimanggis tersebut kerap disalahgunakan untuk kegiatan negatif, bahkan disewakan per jam atau per hari.

“Saat kami melakukan giat penertiban, Ada 20 pasang pria dan wanita yang bukan suami istri tertangkap tangan berada di dalam kos kosan,” ujarnya.

Lienda menjelaskan, pemeriksaan di penginapan GP diamankan 15 orang yang meliputi satu orang penanggung jawab, 10 wanita, dan empat pria.

Untuk Wisma AS diamankan satu orang penanggung jawab lokasi, dua pria dan dua wanita. Wanita dan pria yang terjaring dibawa ke kantor Satpol PP Kota Depok di Balaikota.

“Untuk sementara dugaan prostitusi ada karena kami melihat pasangan itu bukan pasangan suami istri,”katanya.

Saat diperiksa pria dan wanita berbeda KTP di satu kamar, maka patut diduga ada tindakan asusila dan tindakan melanggar lainnya.

Lienda mengatakan Satpol PP Kota Depok berusaha menciptakan kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah bulan suci Ramadan, sehingga tidak terganggu dengan hal yang kurang baik.

“Untuk itu, kami Satpol PP Kota Depok berusaha mengajak masyarakat saling menghargai dan toleransi guna menjaga kesucian Ramadan,”katanya.

Di lokasi sama, Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Depok, Muhammad Fahmi menjelaskan, 20 orang yang diamankan telah dilakukan pendataan.

Nantinya, 20 orang tersebut apabila di bawah umur akan dilakukan pemanggilan orang tua.

Selain itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Depok, untuk penanganan lebih lanjut.

“Kita akan berkoordinasi dengan Dinsos dan perempuan yang di bawah umur kita panggil orang tuanya untuk lebih ketat lagi memberikan pengawasan terhadap anaknya,” katanya.(AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here