Covid-19 Berkah Tersendiri Bagi Produsen Jamu Gunungkidul

0

godepok-Gunungkidul. Kabar baik, ternyata wabah covid-19 tak selamanya merugikan, walaupun beberapa usaha gulung tikar namun tidak bagi produsen minuman herbal atau jamu.

Kepala dinas pertanian dan peternakan Ir. Bambang Wisnu Broto mengatakan bahwa banyak kelompok wanita tani (KWT) binaannya yang memproduksi minuman herbal atau jamu kekurangan bahan baku di karenakan tingginya permintaan atas minuman jamu.

“Walaupun covid-19 ini mematikan 70% – 80% pasar produk kelompok wanita tani di bidang makanan olahan namun ada positif bagi KWT yang memproduksi Bio Farma, empon-empon, minuman herbal dengan adanya covid-19 ini omsetnya mengalami kenaikan 75% -100%,” jelas Bambang saat di wawancarai GoDepok.com.

Bambang Wisnu Broto juga mengatakan dinas pertanian kabupaten Gunungkidul juga telah mengusulkan kepada Bupati Gunungkidul untuk menganggarkan penanaman prodak herbal seperti jahe, kencur, sereh, temulawak, dan kunyit yang besaran anggarannya 250 juta.

Sementara itu di temui terpisah PLT. Kepala bidang UMKM Dinas Koperasi Dan UMKM Kabupaten Gunungkidul Sih Supriyana membenarkan apa yang di sampaikan Kepala Dinas Pertanian Gunungkidul, bahwa dari data yang di miliki dinas koperasi dan UMKM kabupaten Gunungkidul UMKM yang memproduksi minuman herbal atau jamu meroket penjualannya.

“Ya benar yang dikatakan kepala dinas pertanian, dari apa yang kami survey ada UMKM yang gulung tikar ada juga UMKM yang meningkat penjualannya yaitu jamu, bahkan ada salah satu UMK yang menerima order dari luar pulau jawa dalam jumlah besar,” ungkap Sih Supriyana.

Hal ini bukan lah isapan jempol semata, saat GoDepok.com menemui owner Bendino kraton, Lala Layla salah satu produsen jamu di Dusun Garotan, Desa Bendung, Kecamatan Semin, membenarkan bahwa produksi jamu olahannya naik 10 kali lipat sebelum adanya wabah covid-19 ini.

“Iya mas, Alhamdulillah produksi jamu kami ramai di serbu pembeli, sampai-sampai kami kekurangan bahan baku mas,” ungkap Lala.

Dalam memasarkan produk jamunya Lala mengunakan media online, Lala berharap ada upaya pemerintah kabupaten Gunungkidul dalam memenuhi kebutuhan bahan baku pembuatan jamu sehingga dapat meningkatkan produksi jamu Gunungkidul di pasaran.(WAP godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here