Dalang Kerusuhan 22 Mei 2019 Menhan: Stop, Jangan Dikaitkan Tim Mawar

0
16

godepok-Nasional. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu berharap Tim Mawar yang diduga dalang aksi Kerusuhan 22 Mei 2019 di depan kantor Bawaslu, jangan dikaitkan dengan Tentara Nasional Indonesia, apalagi disangkut pautkan dengan tragedi 1998.

“TNI ya tidak ada urusannya sama tim itu. Itu tim lain. Walaupun itu dulu TNI, ya TNI sekarang lainlah. Jadi jangan dikait-kaitkan begitu, tidak baik,” kata Ryamizard seusai bersilaturahmi di kediman Syafii Maarif, Perumahan Nogotirto II, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (11/6/2019).

Ia berharap isu mengenai Tim Mawar  yang namanya kondang ditujukan kepada kelompok penculik aktivis reformasi pada Mei 1998 tersebut, menurutnya sudah selesai.

Ryamizard menambahkan, anggota Tim Mawar sudah mendapat hukuman kala itu melalui pengadilan militer dan sudah selesai.

“Tim Mawar kan sudah selesai, sudah ada hukumannya apa segala macam. Sudah selesai, jangan dibangkit-bangkitkan lagi,” kata dia.

Meski demikian, seandainya ada keterkaitan tim itu dengan aksi rusuh 22 Mei 2019, menurut dia, biarkan Kepolisian yang menangani.

“Kalau ada itu tanya sama polisi. Kalau misalnya salah, ya polisi yang mengusut,” kata Ryamizard.

Kepolisian Indonesia tengah mendalami dugaan keterlibatan Tim Mawar, sebagai dalang unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu, yang berakhir ricuh pada 21-22 Mei 2019.

Dugaan tersebut berawal dari laporan investigasi Majalah Tempo edisi 10-16 Juni 2019, yang menyebutkan mantan anggota Tim Mawar, Fauka Noor Farid diduga terlibat di balik aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan 22 Mei.

Fauka adalah mantan anak buah Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Dugaan keterlibatan Fauka di balik kerusuhan 22 Mei itu diungkap dalam laporan Majalah Tempo edisi 10 Juni 2019 bertajuk Tim Mawar dan Rusuh Sarinah.

Berdasar penelusuran tim Majalah Tempo, Fauka ditengarai berada di kawasan Sarinah depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI saat terjadi peristiwa kerusuhan 22 Mei.

Selain itu, terdapat pula transkrip percakapan yang mengungkap Fauka beberapa kali melakukan komunikasi dengan Ketua Umum Baladhika Indonesia Jaya, Dahlia Zein, tentang kerusuhan di sekitar kawasan Bawaslu. (bhimo godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here