Dampak Pemadaman listrik, Okupansi Hotel Meningkat

0

godepok-SeputarDepok. Salah satunya di The Margo Hotel yang tingkat huniannya naik hingga 40 persen pada Minggu(4/8)

Pada hari itu pengunjung yang datang di hari itu (reservasi same day) melonjak.

“Untuk okupansi ada kenaikan dampak dari pemadaman. Info yang saya terima di hotel kami terjadi kenaikan 35-40 persen,” kata PR The Margo Hotel (TMH) Kartika Sekartadji.

Biasanya kata dia, pengunjung yang akan staycation akan melakukan reservasi 3 hari sebelumnya. Namun pada Minggu (4/8) terjadi lonjakan pengunjung yang datang ke hotel tersebut.

“Berarti ada trend yang berkembang. Karena pengunjung datang walk in tanpa rencana. Biasanya kan klo staycation itu tamu reservasi minimal 2-3 hari sebelumnya,” paparnya.

Menurut dia, ada beberapa alasan pengunjung datang dan menginap di hotel.

Utamanya, mereka mencari alternatif tempat yang memiliki akses aliran listrik dan jaringan internet.

Sehingga mereka bisa melakukan aktivitas seperti biasa.

“Sepertinya kemarin karena mati listrik mereka jadi hijrah ke hotel, karena mungkin butuh kenyamanan seperti AC, charge HP dll. Mostly orang Depok dan sekitarnya,” ucapnya.

Hingga saat ini pemadaman masih terjadi di beberapa wilayah di Depok.

Namun Tika memastikan bahwa aliran listrik di tempatnya masih normal karena menggunakan generator sebagai pengganti listrik.

“Kondisi Hotel saat ini masih dalam kondisi normal, operasional berjalan seperti biasa, semua event yang sudah direservasi tetap berjalan,” ucapnya.

Disinggung soal penghematan energi, pihaknya pun akan melakukan pengurangan penggunaan daya dengan tidak mengaktifkan fasilitas yang tidak perlu dinyalakan.

“Untuk penghematan daya tentu dilakukan, penerangan yang sifatnya tidak terlalu perlu tidak dinyalakan, atau penerangan yang sifatnya estetika interior juga dikurangi,” ucapnya.

Untuk akses pengunjung kata dia tetap diutamakan, misalnya lift.

“Saat ini guest lift msh berfungsi semua, Untuk kenyamanan tamu yang utama,” ujarnya.

Pasokan listrik di Kota Depok baru capai 65 persen sehingga masih ada beberapa wilayah yang masih padam.

“Kami sampaikan permohonan maaf Sampai saat ini kami baru bisa memulihkan 65% kelistrikan di Kota Depok, karena beberapa pembangkit seperti PLTU (Pelabuhan Ratu, Lontar, Labuhan, Cilegon, Muarakarang dan Priok) yang padam masih belum bisa operasi,” kata Humas PLN UP3 Depok S Budiono kepada wartawan.

Dia mengatakan pengoperasian pembangkit pasca gangguan membutuhkan waktu,

“Kita akan terus Koordinasi dan menunggu perkembangan lanjutan dari Unit – Unit PLN yang terkait dengan Pengaturan Beban Listrik,” katanya.

Setyo Budiono berharap masyarakat tidak termakan isu tersebut. Sebab informasi yang akurat hanya berasal dari PLN pusat.

“Soal pemadaman bergilir di Depok tiga jam belum ada informasi dari PLN pusat karena semua pengendali, semua remote kontrol ada di pusat pengatur beban,” ujarnya.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here