Diduga Langgar Perda, Anggota LSM Minta Pemkab Tindak Tegas THM dan Karaoke

0

godepok-Gunungkidul, Menjamurnya tempat hiburan malam (THM) dan karaoke di Kabupaten Gunungkidul disinyalir menjadi tempat peredaran minuman beralkohol (Mihol).

Pasalnya perda no 4 tahun 2010 tentang Pengawasan dan pengendalian peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Gunungkidul tidak menyebut rumah karaoke. Dalam perda tersebut penyebutan Penjualan minuman beralkohol hanya di perbolehkan di hotel bintang 3, 4 dan 5, serta restoran yang bertanda Talam Kencana dan Talam Selaka.

Namun banyak rumah karaoke di kawasan pantai Krakal yang menjual bebas minuman beralkohol, salah satunya rumah karaoke Puspita 2.

Hal tersebut di benarkan Wid (54) salah satu anggota LSM di Kabupaten Gunungkidul. Wid mengatakan pemilik rumah karaoke Puspita 2 telah menjual secara terang-terangan minuman beralkohol.

“Kami punya bukti pembayaran bahwa rumah karaoke Puspita 2 yang ada di pantai Krakal itu menjual minuman beralkohol golongan B dan c,” kata Wid. Kepada media Sabtu (3/4) di kediamannya.

Lebih lanjut Wid mengatakan apa yang telah dilakukan rumah karaoke Puspita 2 telah melanggar Perda no 4 tahun 2010 dan meminta ketegasan pemerintah Kabupaten Gunungkidul bertindak tegas terhadap pelanggaran yang dilakukan rumah karaoke Puspita 2.

“Ini tidak bisa di biarkan, kami akan melayangkan surat kepada Bupati Gunungkidul dalam hal ini H. Sunaryanta, karena ini jelas tidak mencerminkan semangat dan visi misi Bupati dalam agenda besar membangun Gunungkidul,” tegas Wid.(WAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here