Disebut Hanya Makan Sisa Tiwul, Keluarga Mbah Painah Karyo Sentono Angkat Bicara

0

godepok-Gunungkidul, Derasnya arus informasi di era digital membuat hampir semua masyarakat ingin memberitakan apa yang di lihat, di dengar dan di rasakan walupun tanpa ada kemampuan ilmu jurnalisme. Sehingga berita yang di sampaikan tidak berimbang dan menjadi keresahan di masyarakat.

Seperti yang di alami keluarga Mbah Painah Karyo sentono (91) warga Dusun Boyo, Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Keponakan Mbah Painah Karyo Sentono, Bardiyanto (50) tidak terima karena di beritakan bahwa Mbah Painah Karyo Sentono miskin dan hanya makan sisa tiwul yang di jemur.

Hal itu di katakan Bardiyanto saat di temui media Jumat, (19/3) di rumahnya Dusun Boyo, Kalurahan Ngalang, ia mengatakan bahwa terkejut karena ada salah satu media online yang memberitakan Mbah Painah Karyo Sentono (bibinya) hanya makan sisa tiwul yang di jemur.

“Kami terkejut mas, karena pemberitaan tersebut, karena selama ini bude Karyo (bibi) saya yang merawatnya, bahkan setiap hari kami para keponakannya yang memberikan makan, karena mbah Karyo tidak memiliki suami dan anak,” kata Bardiyanto.

Bardiyanto mengakui memang mbah Karyo Sentono tidak bisa makan nasi di karenakan bila mengkonsumsi nasi Mbah Painah Karyo Sentono mengalami mual dan muntah. Namun Bardiyanto membantah bila di katakan Mbah Painah Karyo Sentono makan tiwul sisa yang di jemur.

“Saya sakit hati mas kalo di katakan dan di beritakan Mbah Painah Karyo Sentono makan tiwul sisa yang di jemur, kami punya cadangan gabah kering di sentong (lumbung gabah di dalam rumah) lebih dari cukup,” tambah Bardiyanto.

Saat di tanyakan apakah pihak keluarga akan menempuh jalur hukum tentang pemberitaan yang beredar dan membuat resah keluarga, Bardiyanto mengatakan memaafkan dan tidak akan menempuh jalur hukum maupun somasi.

“Kami tidak mau melakukan upaya apa-apa mas, yang penting pemberitaan ini harus di luruskan,” harap Bardiyanto.

Sementara itu kepala Dusun Boyo Maryono menegaskan bahwa Mbah Painah Karyo Sentono terdaftar di kartu keluarga Bardiyanto karena tidak memiliki suami dan anak.

“Memang Mbah Painah Karyo Sentono tinggal terpisah dengan Bardiyanto namun letak rumah Mbah Painah Karyo Sentono tidak jauh dari rumah Bardiyanto yang hanya berjarak 50 meter, selama ini Mbah Painah Karyo Sentono terdaftar sebagai penerima bantuan PKH katagori lansia atau disabilitas,” ungkap Kepala Dusun Maryono.

Maryono menegaskan bahwa pemberitaan yang ada di media online tersebut tidak benar, walaupun Mbah Painah Karyo Sentono hidup tanpa suami dan anak namun hingga saat ini masih terurus oleh Bardiyanto keponakannya.

Kegelisahan Bardiyanto berawal dari berita salah satu media onlineĀ  yang di unggah pada Kamis, (11/3) dengan judul “pilu, nenek 91 tahun makan sisa tiwul singkong untuk bertahan hidup” yang di melangsir dari laman Instagram rumahyatim dan tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada keluarga.(WAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here