Dosen Vokasi UI Kembali Tambah 3 Lokasi Posyandu Remaja di Tangsel

0
23
Universitas Indonesia

Setelah sukses dengan Program Posyandu Remaja pada 2018 lalu, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (Vokasi UI) kembali menjalin kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dengan menambah Posyandu Remaja di tiga lokasi baru yaitu di Kelurahan Pondok Jagung, Pondok Aren dan Pondok Kacang Barat, dengan adanya penambahan tersebut maka total posyandu di Tangerang Selatan kini berjumlah delapan lokasi.

Ketua Tim Pengabdi Posyandu Remaja, Badra Al Aufa mengatakan, Program ini merupakan program lanjutan dan pengembangan dari program yang telah dilakukan sejak 2018 lalu, dimana posyandu remaja telah dibuka pada 3 lokasi yaitu di Kelurahan Serua, Sawah Baru, dan Cempaka Putih.

“Penambahan lokasi kami lakukan karena antusiasme warga sangat positif ketika kesehatan anak-anak remaja mereka diperhatikan,” ujar badra melalui keterangan tertulis elektronik yang diterima godepok.

Untuk itu penambahan lokasi posyandu remaja tersebut, kata Badra, para dosen Vokasi UI yang tergabung dalam tim Pengabdi Masyarakat memberikan pelatihan selama dua hari pada tanggal 12-13 Juli 2019 dengan melibatkan 16 pemuda-pemudi yang ditunjuk sebagai kader.

Sementara, untuk pelayanan Posyandu Remaja tersebut akan dimulai pada akhir Juli 2019 dan diselenggarakan secara berkelanjutan setiap bulan bertempat di balai warga masing-masing kelurahan.

“Pelayanan Posyandu Remaja bersifat gratis untuk dapat diikuti oleh remaja usia 10-18 tahun,” terangnya.

Lebih lanjut Badra mengatakan, pelayanan posyandu di lokasi yang baru dibuka tersebut tidak jauh berbeda dengan lokasi posyandu sebelumnya, seperti Pengukuran Antropometri (tensi darah, tinggi badan, berat badan, lingkar perut, lingkar lengan dan kadar Hb khusus remaja putri), pencatatan hasil ukur, pelayanan kesehatan/konseling dengan tenaga kesehatan dan diakhiri dengan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE).

“Posyandu Remaja juga memberikan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja, gizi, pedoman hidup sehat (PKHS), Penyakit Tidak Menular (PTM), masalah kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan NAPZA bagi remaja, serta menciptakan wadah bagi generasi muda di masing-masing kelurahan sebagai wadah pembinaan dan memahami pentingnya gaya hidup sehat,” katanya.

Dan dalam pelaksanaannya, lanjut Badra, para kader tetap akan didampingi petugas kesehatan dari Puskesmas setempat, karena Posyandu Remaja juga memberikan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi remaja, gizi, pedoman hidup sehat (PKHS), Penyakit Tidak Menular (PTM), masalah kesehatan jiwa dan pencegahan penyalahgunaan NAPZA bagi remaja, serta menciptakan wadah bagi generasi muda di masing-masing kelurahan sebagai wadah pembinaan dan memahami pentingnya gaya hidup sehat.

“Semoga upaya pengabdian masyarakat yang dijalankan Dosen Vokasi UI ini dapat mendukung program Pemerintah di dalam menjalankan pendekatan pelayanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan (continuum of care) sesuai dengan Renstra Menteri Kesehatan RI tahun 2015-2019 serta mampu memberikan kontribusi yang berkesinambungan dan dapat memberikan dampak yg signifikan,” pungkasnya.(Cit godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here