DPRD Bersama Disperindag Dan DPMPT Kabupaten Gunungkidul Sosialisasikan Perda No 3 Tahun 2012

0
42

godepok-Gunungkidul. Merujuk instruksi presiden mengenai perizinan satu atap dan guna mempercepat berkembangnya investasi di daerah makan dinas perdagangan dan DPRD kabupaten Gunungkidul melakukan sosialisasi Perda no 3 tahun 2012 di aula kantor Kecamatan Semin, Senin (9/3/2020).

Anggota komisi B dari partai Gerindra Eckwan Mulyana saat di wawancarai media mengatakan bahwa penetapan Senin sebagai kawasan industri yang mendorong agar Perda ini di sosialisasikan.

“Selain Semin sebagai daerah perbatasan dengan 3 kabupaten di Jawa tengah, dan Semin juga sudah di tetapkan sebagai kawasan industri maka sosialisasi ini perlu di lakukan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Semin dan merangsang investasi masuk ke Kabupaten Gunungkidul khususnya Semin,” ungkapnya.

Ia menambahkan lebih lanjut bahwa sosialisasi ini menitik beratkan pada sosialisasi prosedur pengurusan surat izin dalam mendirikan usaha.

“Sosialisasi ini bertujuan agar kawan-kawan pengusaha baik sedang dan menengah bahkan yang kecil dan mikro memahami fungsi SIUP dan bagaimana mengurusnya sehingga dari SIUP ini mampu mendapatkan nilai lebih bagi si pengusaha nya dan juga bagi pemerintah daerah,” imbuhnya.

Sementara itu Sri Rahayu P, SH, MPA Kabid pengendalian DPMPT Kabupaten Gunungkidul mengatakan bahwa melalui intrinsik presiden bahwa daerah harus mampu memberikan pelayanan perizinan yang cepat dan mudah bagi para pengusaha, guna menyehatkan iklim investasi di daerah.

“Oleh karena itu dengan sosialisasi ini kami juga memperkenalkan sistem online singel submission (OSS) di mana dengan era perkembangan teknologi dan kecepatan informasi kami menyesuaikan dengan keadaan tersebut dengan memperkenalkan pengurusan SIUP melalui OSS ini,” kata Sri Rahayu.

Menanggapi hasil sosialisasi Perda no 3 tahun 2012 dan kaitannya dengan OSS, Eko Saputro pengusaha catering yang berdomisili di Dusun Banyu, Desa Rejosari, Kecamatan Semin. Yang telah mendaftarkan usahanya melalui OSS mengatakan sangat terbantukan.

“Ya dengan layanan OSS ini kami para pengusaha menengah ini sangat terbantukan karena dengan kejelasan izin usaha keuntungan bagi kami menjadi hal yang ekslusif, sehingga pelanggan kami lebih percaya dengan apa yang kami berikan kepada mereka, dan juga dengan OSS ini kami tidak perlu membuang waktu dalam pengurusan perizinan usaha kami,” tegas Eko.

Sistem Online Single Submission (OSS) alias perizinan usaha terintegrasi secara elektronik. Lewat sistem ini, investor dapat mengurus izin usaha secara online dari mana pun dan kapan pun.

OSS digunakan dalam pengurusan izin berusaha oleh pelaku usaha dengan karakteristik sebagai berikut: Berbentuk badan usaha maupun perorangan; Usaha mikro, kecil, menengah maupun besar; Usaha perorangan/badan usaha baik yang baru maupun yang sudah berdiri sebelum operasionalisasi OSS. Usaha dengan modal yang seluruhnya berasal dari dalam negeri, maupun terdapat komposisi modal asing.(WAP godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here