Dua Nenek Ngutil Pakaian

0
9
Pelaku ngutin

godepok – Kedua nenek harus berurusan dengan aparat Kepolisian karena kedapatan mencuri pakaian di pusat perbelanjaan di Jalan Margonda, Kecamatan Pancoran Mas.

Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus, pada Kamis (6/12) di Polresta Depok kepada wartawan mengatakan dua nenek diamankan polisi.

Keduanya ketahuan mencuri 38 potong pakaian anak di sebuah toko di ITC Depok. Total kerugian toko pun mencapai jutaan rupiah.

Dia mengatakan pencurian ini terungkap berkat rekaman CCTV yang ada di toko. Keduanya adalah warga Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Mereka mengaku baru pertama kali beraksi. Namun dari cara mereka yang terlihat ahli, polisi tak mempercayai begitu saja.

Kedua pelaku adalah M (57) dan N (47). Keduanya sengaja datang ke Depok untuk mengutil di toko yang dianggap potensial.

Keduanya pernah beraksi pada Sabtu (1/12). Dalam rekaman terlihat kedua pelaku saling berbagi peran.

Ada yang bertugas mengalihkan perhatian penjaga toko. Ada yang memasukkan dan membawa baju ke dalam rok pelaku.

Saat beraksi, salah satu pelaku menggunakan rok panjang.

Satu orang pura-pura menawar baju dan kemudian menjatuhkan ke lantai.

Setelah itu M yang menggunakan rok langsung memasukkan baju yang dijatuhkan N ke dalam rok. “

“Modus pelaku dengan menjarah pakaian yang diselipkan dibagian selangkangan para pelaku,”katanya.

Setelah berhasil keduanya langsung meninggalkan toko.

Kemudian sampai di Tanjung Priok, pakaian hasil curian dijual pada tetangganya.

“Total kerugian korban sebanyak 38 potong pakaian senilai lebih dari tujuh juta juta rupiah,”katanya.

Kedua pelaku dijerat dengan ancaman pasal 362 tentang pencurian yang ancamannya di atas tiga tahun penjara. Kasusnya ditangani Polresta Depok.

Sementara itu salah satu pelaku M mengatakan baju hasil curian itu dijual kepada tetangganya dengan harga Rp 20.000 per potong.

Dari hasil penjualan mereka mendapatkan uang Rp 620.000, dan hasilnya dibagi dua dengan rekannya N.

“Uangnya untuk makan karena saya nggak ada suami dan anak,” kata salah satu pelaku M.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here