Dua Tersangka Korupsi Dana RTLH DiBUI

0
Dua tersangka korupsi RTH Depok

godepok – Tiga pelaku kasus korupsi dana renovasi Rumah Tidak Layak Huni di Kota Depok ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Negeri Kota Depok pada Kamis (22/3).

Kepala Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kota Depok Daniel de Rozari mengatakan
Kejaksaan Negeri Depok resmi menetapkan tiga orang tersangka kasus korupsi dana kegiatan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Cilodong, Kota Depok.

Mereka adalah Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Sukamaju AH, Sekertaris LPM TJ ajudin dan Koordinator ATH.

“Kami baru dapat mengamankan dua tersangka yakni AH dan TJ Secepat mungkin kami akan mengamankan dan memproses satu tersangka lagi” katanya.

Ketiga tersangka di split menjadi dua berkas perkara. AH ulia dan TJ satu berkas perkara dan Agustina satu berkas.

Kepala Kejaksaan Negeri Depok, Sufari mengatakan bahwa hari ini pihaknya melakukan tahap dua dari penyidik kepada penuntut umum yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti kasus korupsi Pokok Pikiran (Pokir) RTLH Kelurahan Sukamaju yang terjadi pada tahun 2016 lalu.

Ketiga tersangka berperan sama yakni secara bersama-sama mengambil alih untuk mengelola kegiatan rahabilitasi RTLH tersebut, padahal seharusnya itu dikelola oleh masyarakat penerima.

Dua tersangka dari LPM, dan satu lagi sebagai koordinator, mereka ikut campur mengelola sehingga dalam pelaksanaannya itu tidak benar, banyak angggarannya yang tidak tersalurkan dan digunakan untuk kepentingan dirinya.

Pada program Pokir RTLH Kelurahan Sukamaju tahun 2016 lalu, ada sebanyak 69 Keluarga penerima bantuan, masing-masing keluarga mendapatkan dana sebesar Rp18 juta. Dimana total kerugian negara mencapai Rp482 juta.

Kerugian uang negara memang tidak banyak, akan tetapi karena ini merupakan program untuk masyarakat miskin sehingga kerugian sebanyak itu cukup besar bagi masyarakat kecil.

” Ini harus kita tangani secara bersungguh-sungguh, Rp10.000 pun kalau kepada masyarakat miskin harus ditangani dengan serius,” katanya.

Tersangka dijerat dengan pasal 2 subsider pasal 3 juncto pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 yang telah dirubah dan ditambahkan oleh UU No. 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman 20 tahun pidana penjara.

Kedua tersangka, sudah diserahkan ke Rumah Tahanan Kelas II B Cilodong, Depok.(aji godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here