Gedung Sekolah Tak kunjung Dibangun warga Depok ancam gabung DKI

0
76

godepok. Warga di 70 rukun tetangga (RT) di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, mendesak segera pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 23, dengan mengultimatum akan memilih bergabung ke Provinsi DKI Jakarta jika sekolah tersebut tidak dibangun secepatnya.

“Kami sudah bersepakat untuk menggabungkan diri dengan Provinsi DKI Jakarta jika gedung SMPN 23 tak dibangun secepatnya,” ungkap Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Cimanggis Jayadi, Rabu, (10/01)

Jayadi mengaku, ultimatum itu sudah dia sampaikan kepada Camat Cimanggis Henri Mahawan. Ultimatum diputuskan karena kekecewaan melihat siswa yang harus menumpang belajar di sekolah lain.

Ada 80 siswa SMPN 23 yang menumpang belajar di SMPN 11, Kelurahan Sukatani dan proses belajar mengajar pasti tidak kondusif karena harus bergantian memakai ruang kelas.

Apalagi, lokasi SMPN 11 dengan Kelurahan Harjamukti sekitar 2 kilometer dan akibatnya siswa SMPN 23 setiap hari pulang malam.

“Karena belajarnya mulai sore hari. Kondisi tersebut sangat memprihatinkan. Hal itulah yang mendasari mereka berencana hengkang,” ujar Jayadi.

Camat Cimanggis Henri Mahawan mengakui puluhan siswa SMPN 23 tiap hari pulang ke rumahnya malam hari. “Parahnya lagi, tak tersedianya angkutan umum ke SMPN 11, membuat orang tua siswa jadi waswas, khawatir terjadi tindak kriminal,” ucapnya.(tim redaksi godepok)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here