Gubernur Jabar Bantu Pemkot Depok Atasi Warganya Yang Stres

0
9

godepok-SeputarDepok. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berjanjilah akan membantu sejumlah permasalahan di Depok.

Untuk mengatasi kemacetan misalnya, pihaknya akan membantu membangun dua underpass di Jalan Dewi Sartika dan Jalan Raya Citayam.

Menurut rencana, dua underpass itu akan dibangun di tahun 2020. Pembangunan tersebut pihaknya sudah meranjang DED Untuk lebih lancar.

“Kami juga akan menata rawa Kalong di Kecamatan Cimanggis sekitar Rp 30 miliar. Saya menilai Depok ini butuh tempat wisata dan infrastruktur yang baik supaya warganya tidak stres dan meningkatkan pendapatan lah,” kata Ridwan Kamil saat bertemu dengan Walikota Depok Idris Abdul Shomad di Balaikota Depok, Kamis (18/7).

Dia mengatakan untuk penataan kota, pihaknya akan membantu penataan Situ Rawa Kalong. Dana yang akan digelontorkan mencapai Rp 30 miliar.

“Kami mulai pertama di Rawa Kalong dulu,” katanya.

Kemudian ada program dari Pemrov Jabar layat rawat yaitu dokter datangi warga miskin yang sakit.

Jadi warga tinggal telepon nanti dokternya yang datang bawa obat. Biayanya dari Pemrov Jabar.

Program tersebut sebut Kang Emil bernama quik respon atau penolongan cepat.

“Untuk petugasnya dari Pemerintah Kota Depok, Ini bentuk kolaborasi Pemrov Jabar dan Pemkot Depok,” katanya.

Selain itu, Ridwan Kamil berjanji akan menambah sekolahan SMA dan SMK negeri di Kota Belimbing ini untuk menyelesaikan permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang setiap tahunya mengalami persoalan.

Mengenai soal sampah, kata dia, saat ini Depok sudah emergency.

Rencana pembuangan sampah ke Tempat Pembuang Akhir (TPA) Regional Lulut -Nambo di Kabupaten Bogor, Kota Depok sudah mendapatkan lampu hijau.

“Buang sampah dari Depok ke Nambo sudah ada izin dari saya, tapi ini kan tempatnya di Bogor,” katanya.

Jadi tekninya harus ketok pintu dulu ke Bupati Bogor Ade Yasin.

Ketok pintu ke Bupati Bogor jelas Ridwan Kamil yakni soal amdal, karena membuang sampah ke TPA Nambo ini melintasi jalan Bogor.

Intinya, kata dia, dalam bulan ini teknisnya sudah aman dan bisa di buang ke TPA Regional Lulut- Nambo.

Bisa dibuang ke Nambo tergantung teknisnya, pengolahan pembuangan sampah ini sifatnya emergency bisa dibuang ke sana.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here