Hindari Potensi Kecurangan, KPU Lakukan Pemetaan Keberadaan TPS

0
14

godepok-Pemilu. KPU Kota Depok telah menetapkan jumlah penambahan Tempat Pemungutan Suara (TPS) dari yang sebelumnya 5.759 TPS menjadi 5.775 TPS dalam rapat pleno yang dilakukan di Kantor KPU belum lama ini.

Ketua KPU Kota Depok, Nana Sobarna mengatakan, sebelumnya jumlah TPS yang  ada di Kota Depok berjumlah 5.759 TPS, kemudian ada tambahan sebanyak 16 TPS, sehingga total keselurahan TPS yang ada menjadi 5.779 TPS.

“Penambahan tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memudahkan seluruh masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2019 mendatang,” katanya.

Lebih lanjut Nana mengatakan, pihaknya juga telah memetakan keberadaan TPS berdasarkan ketentuan yang berlaku, sehingga diharapkan tidak ada potensi kecurangan yang terjadi di seluruh TPS di Kota Depok.

“InsyaAllah di Kota Depok aman, karena salah satu acuan kami dalam menetapkan keberadaan TPS yaitu berada radius 200 meter dari lokasi rumah caleg maupun parpol,” pungkasnya.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok menyebutkan bahwa Tempat Pemilihan Suara (TPS) yang berdekatan dengan rumah calon legislatif (caleg) atau partai politik (parpol) masuk dalam daftar titik rawan curang di pemilu.

“Berdasarkan pantauan yang dilakukan Bawaslu pada 6 hingga 11 April kemarin, setelah dilakukan pendataan, ada salah satu TPS berada dekat dengan kediaman caleg dan parpol,” tutur Ketua Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini usai mengikuti teleconference di ruang Depok City Operations Room (DeCOR) lantai 5, Balai Kota Depok, beberapa waktu lalu.

Selain itu, kata Luli, TPS rawan yang ditemui yaitu adanya pemilih Daftar Pemilih Tambahan (DPTb), serta TPS yang dekat dengan rumah sakit atau perguruan tinggi.

“Pemantauan ini kami lakukan bersama Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di kelurahan dengan menarik data dari setiap TPS dengan melibatkan pengawas tingkat TPS,” tandasnya.(win godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here