Immawan Wahyudi : Bahaya Histeria Massa Dalam Menanggapi Covid-19

0
116

godepok-Gunungkidul. Terlalu banyaknya berita yang tidak jelas sumbernya membanjiri media sosial menimbulkan efek psikologis, penolakan di tengah masyarakat, sehingga seolah-olah penderita covid-19 aib dan harus di kucilkan, bahkan yang lebih parah lagi di beberapa daerah jenazah penderita positif covid-19 mendapatkan penolakan saat ingin dimakamkan.

Ketua gugus tugas penanganan covid-19 kabupaten Gunungkidul Dr. Drs H. Immawan Wahyudi MH menjelaskan secara ekslusif kepada media godepok.com di kantornya, Jumat (3/4/2020).

Untuk memberikan rasa tenang di masyarakat dan meredam histeria massa maka penanganan korban meninggal yang di duga positif covid-19 harus lah di makamkan dengan protokol covid-19.

“Bila jenazah penderita covid-19 memang harus di makamkan dengan protokol covid-19, lalu bagaimana jenazah yang di duga positif covid-19, sebaiknya juga harus di makamkan dengan protokol covid-19 juga. Kenapa, karena untuk memberikan rasa ketenangan, meredakan rasa was-was pada masyarakat. Kita tau dari beberapa pemberitaan bahwa di beberapa daerah banyak jenazah positif covid-19 di tolak pemakamannya oleh masyarakat, sehingga saya menegaskan jenazah yang di duga covid-19 harus di makamkan dengan protokol covid-19, apa lagi yang wafat karena covid-19,” terangnya.

Dampak dari covid-19 ini tidak hanya kepada kesehatan masyarakat, namun juga pada dampak psikologis masyarakat. Ia pun mengatakan agar masyarakat tetap tenang tidak terpengaruh oleh kabar berita hoax yang beredar di WhatsApp group.

“Sering kali rasa was-was ini jauh lebih besar bahayanya di bandingkan covid-19 itu sendiri, Contoh di satu dusun warganya ada yang kena covid-19 maka hebohnya luar biasa, merasa tidak nyaman, sehingga setelah saya datang dan melakukan tindakan penyemprotan barulah masyarakat tenang, jadi semua bermuasal dari duga dan rasa was-was, dan rasa was-was yang berlebih bisa menurunkan imunitas, kekebalan pada tubuh kita sendiri,” imbuhnya.

Immawan sebagai ketau gugus tugas penanganan covid-19 kabupaten Gunungkidul menegaskan akan memutuskan apa yang di pandang perlu oleh masyarakat, sehingga kegelisahan masyarakat harus di hilangkan dengan hadirnya negara di tengah masyarakat.

“Kami akan mengambil tindakan untuk mengusir kegelisahan yang ada di masyarakat, karena kegelisahan atau rasa was-was tadi menentukan kadar kualitas kesehatan masyarakat itu sendiri,” tegasnya.(WAP godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here