Jaksa Muda Bagikan Sajadah

0

godepok-SeputarDepok, Kejaksaan Negeri Kota Depok membagikan sajadah kepada warga yang melintas di sejumlah wilayaj di Kota Depok.

Jaksa Muda Kejaksaan Negeri Depok Alfa Dera kepada wartawan mengatakan adapun upaya yang dilakukannya adalah dengan membagi-bagikan ratusan sajadah secara cuma-cuma, jelang salat Jumat, (22/1).

Alfa mengatakan, cara ini adalah bagian dari ikhtiarnya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Sebab menurutnya, sampai saat ini masih banyak umat muslim yang terkadang lupa, atau tidak sempat membawa sajadah ketika hendak menunaikan ibadah salat di masjid maupun mushola.

“Bahkan masih kita temui jamaah menggunakan alas seadanya ketika beribadah salat Jumat,” katanya.

Alfa pun optimis, ide pembagian sajadah gratis ini menjadi salah satu langkah positif dalam menghadapi ujian wabah pandemi COVID-19.

“Kegiatan pembagian sajadah ini adalah salah satu dukungan kepada pemerintah untuk memutus mata rantai COVID-19,” katanya

Ia menyebut, selain untuk menekan penyebaran COVID, aksi sosial membagikan sajadah ini juga mengandung filosofi yang cukup dalam.

“Agar kita sebagai umat muslim selalu menjalankan ibadah dan kita mensucikan diri kita,” jelasnya

Dengan adanya sajadah yang gampang dibawa tersebut, Alfa pun berharap mendapat pertolongan Allah.

“Ini merupakan ikhtiar dari kita untuk dapat terlepas dari pandemi COVID. Kegiatan ini diharapkan menjadi sebuah contoh dari aksi yang dilakukan umat muslim lainnya.”katanya.

Kali ini, Alfa menyiapkan sebanyak 200 sajadah yang dibagikan secara cuma-cuma.

“Kita bagikan kepada pekerja kita sengaja pilihkan sajadah yang mudah dibawa-bawa agar kita selalu menjaga kebersihan,” tuturnya

Rencananya, kegiatan yang melibatkan Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Depok itu akan dilakukan secara berkala.

“Mudah-mudahan dengan ikhtiar ini kita bisa segera terbebas dari pandemi COVID,” harapnya.

Untuk diketahui, angka kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Depok sampai dengan hari ini telah mencapai sebanyak 23.729 orang, kasus aktif 4.693 orang, sembuh 18.508 orang, dan meninggal dunia mencapai 528 orang. (AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here