Jika Tidak ada Kendala, Pembangunan Markaswangi Bakal Terwujud

0
Ilustrasi

godepok. Guna menindaklanjuti rencana pembangunan mega proyek Flyover
Markarswangi yang menghubungkan Jalan Margonda, Kartini, Dewi Sartika Sawangan dan Siliwangi, saat ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok terus melakukan komunikasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait kelanjutan rencana proyek tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok, Manto mengatakan bahwa pihaknya saat ini terus melakukan komunikasi dengan Kementrian PUPR, karena rencana pembangunan Flyover Markaswangi ini merupakan solusi dalam mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Pada 2015 lalu kami telah merancang Detail Enginering Design (DED) Markaswangi dan telah diserahkan kepada pemerintah pusat. Untuk itu kami terus membangun komunikasi kepihak terkait agar kajian tersebut dapat segera terealisasi,” ujarnya kepada wartawan

Saat ini, Kata Manto, kajian kajian terkait rencana pembangunan flayover tersebut secara aktif diminta oleh pemerintah pusat dan jika tidak ada kendala dan halangan rencananya pembangunan akan dilakukan pada tahun 2020 dengan menelan anggaran kurang lebih Rp 700 miliar.

“Kemacetan di kawasan tersebut memang sudah sangat mengkhawatirkan,apalagi ditambah ada palang pintu kereta api yang intensitas nya cukup tinggi sehingga menambah parah kemacetan di wilayah tersebut, untuk itu butuh solusi guna mengatasi permasalahan tersebut seperti membangun flayover ataupun underpass,” terangnya.

Mengingat Jalan Dewi Sartika statusnya saat ini merupakan jalan provinsi, sedangkan Margonda dan Raya Sawangan merupakan jalan nasional, lanjut Manto, maka untuk melakukan pembangunannya merupakan kewajiban pemerintah pusat untuk dan Pemkot Depok akan terus mendorong agar pembangunan dilakukan sesegera mungkin.

Jika megaproyek ini sudah rampung, kata Manto, nantinya kendaraan dari arah Margonda atau sebaliknya dapat melewati beberapa titik tanpa harus melalui lampu merah. Salah satunya Jalan Siliwangi-Simpangan Depok, Jalan Dewi Sartika sampai Sawangan, serta Sawangan-Dewi Sartika sampai Siliwangi.

“Dari barat ke timur, utara ke timur atau sebaliknya tidak perlu melalui lampu merah. Mudah-mudahan rencana ini segera terwujud, agar persoalan kemacetan segera teratasi,”tandasnya.(win godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here