Jokowi Tunjuk Menaker Hanif Dhakiri Jadi Plt Menpora Menggantikan Imam Nahrawi

Breaking News

0
12

godepok/Istana – Akhirnya Presiden Joko Widodo menunjuk Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri sebagai pelaksana tugas Menteri Pemuda dan Olahraga melanjutkan kerja Menpora terdahulu yang terkena kasus suap Hibah KONI . Keputusan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Pratikno dalam keterangan pers di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019).

“Jadi Pak Hanif sementara merangkap sebulan terakhir sebagai menteri ketenagakerjaan dan menpora,” kata Pratikno.

Ia menambahkan Jokowi sudah menerima surat pengunduran diri Imam Nahrawi sebagai menpora. Segera setelah itu, Jokowi menandatangani keputusan presiden terkait pemberhentian Imam dan pengangkatan Hanif.

KPK menetapkan Menpora sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dana hibah KONI dari Kemenpora. Penetapan itu disampaikan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam keterangan pers di kantornya, Rabu (18/9/2019).

Menurut Alexander, Imam diduga menerima uang sebesar Rp 26,5 miliar. Penerimaan itu sebagai bentuk commitment fee pengurusan proposal yang diajukan KONI kepada Kemenpora terkait posisinya sebagai Ketua Dewan Pengarah Satlak Prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan selaku menpora.

Uang itu, kata Alexander, diterima secara bertahap, yakni sebesar Rp14,7 miliar dalam rentang waktu 2014-2018 melalui asisten pribadinya, Miftahul Ulum yang juga menjadi tersangka dalam perkara tersebut.

Selepas menemui pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan di Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/9/2019), Jokowi membenarkan telah menemui Imam. Imam menyerahkan surat pengunduran diri.

Ia pun sudah menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Pernyataan itu disampaikan Imam kepada wartawan dalam konferensi pers di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (19/9/2019) petang.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Bapak Jokowi dan Wapres Bapak Jusuf Kalla sekaligus permohonan maaf saya kepada beliau Bapak Presiden, Bapak Wakil Presiden,” ujar Imam seperti dikutip detik.com.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhlatul Ulama, hingga seluruh rakyat Indonesia.

Imam juga mengaku telah mengundurkan diri dari posisi menpora. Surat pengunduran diri pun telah disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

“Dengan harapan saya harus fokus menghadapi dugaan tuduhan KPK. Sudah barang tentu saya harus mengikuti proses hukum yang ada sebaik mungkin,” kata Imam. (bhimo godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here