Kapanewon Gedangsari Lunas PBB Tercepat Se-Indonesia

0

godepok-Gunungkidul, Pembangunan daerah tak bisa di lepaskan dari pendapatan asli daerah itu sendiri, terlebih partisipasi masyarakat dalam membayar pajak.

Hal tersebut di utarakan Panewu (camat) Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, provinsi Yogyakarta di mana pada tahun ini Kapanewon (kecamatan) yang di pimpinnya mampu melunasi PBB kurang dari dua bulan.

“Alhamdulillah, Kapanewon (kecamatan) Gedangsari mampu melunasi PBB sebelum jatuh tempo pembayaran, bahkan kami mampu melunasi PBB kurang dari 2 bulan, SPPT keluar di bulan Maret, dan kami menyepakati pada tanggal 27 Mei kami sudah dapat melunasi, dan pelunasan PBB itu juga sebagai kado ulang tahun Kabupaten Gunungkidul yang ke 190,” kata Martono Imam Santoso saat di temui godepok.com di sela kegiatan sosialisasi pemilihan Lurah antar waktu di Kalurahan Tegalrejo. Rabu, (2/6).

Imam menegaskan walaupun saat ini Kapanewon Gedangsari menjadi Kapanewon yang masih tertinggal di bandingkan dengan Kapanewon yang ada di Kabupaten Gunungkidul namun masyarakat Gedangsari mampu menunaikan kewajibannya membayar PBB tercepat.

“Saya rasa Gedangsari bukan pembayar PBB tercepat di Gunungkidul saja, mungkin se DIY, bahkan se Indonesia, bayangkan kurang dari 2 bulan kami mampu melunasi PBB dan itu satu Kapanewon (kecamatan) dan ini prestasi yang tak bisa di pandang sebelah mata,” imbuh Imam.

Dengan prestasi yang di torehkan masyarakat Gedangsari ini Imam berharap pembangunan Kapanewon Gedangsari dapat menjadi prioritas baik pemerintah Kabupaten, provinsi bahkan Nasional.

Imam menjelaskan dari semua Kalurahan yang ada di Kapanewon Gedangsari, Kalurahan (Desa) Tegalrejo menjadi pembayar pajak tercepat.

“Sebagai Panewu (camat) kami mengapresiasi dan memberikan penghargaan tertinggi bagi masyarakat Gedangsari dan juga Kalurahan Tegalrejo sebagai pembayar pajak PBB tercepat di Kapanewon Gedangsari,” jelasnya.

Sementara itu Lurah Tegalrejo Sarjono saat di temui godepok.com mengatakan pelunasan PBB di Kalurahan Tegalrejo tidak terlepas dari peran perangkat Kalurahan yang selalu memberikan sosialisasi tentang pentingnya pembayaran PBB bagi pembangunan di Kapanewon Gedangsari khususnya pembangunan di Kalurahan Tegalrejo.

“Kami sebagai penampung di Kalurahan Tegalrejo selalu memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya pembayaran PBB bagi pembangunan di wilayah kami, sehingga masyarakat kami mampu memahami dan memiliki kesadaran tentang pentingnya pembayaran PBB,” kata Sarjono.

Capaian pembayaran PBB seluruh Gunungkidul hingga akhir Mei ini baru terealisasi 31% atau sekitar Rp 6,9 Miliar. Adapun target sendiri di tahun ini sebesar Rp 22 Miliar.(WAP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here