Kedapatan Miliki HP, Rutan Gencarkan Pengawasan dan Razia Kamar

0

godepok-SeputarDepok, Warga Binaan Rumah Tahanan Kelas 1 Depok SPM ketangkap basah menyembunyikan telepon genggam di dalam kamar sel.

Kepala Rumah Tahanan Negara atau Rutan, Kelas I Depok, Anton mengatakan pihaknya tidak membantah adanya penggunaan handphone oleh seorang narapidana kasus pencabulan berinisial SPM. Akan tetapi, ia menegaskan, pihaknya tak tinggal diam atas kejadian itu.

“Kami sudah melakukan langkah-langkah yang seharusnya dilaksanakan seperti sidak (inspeksi mendadak), dua kali dalam seminggu. Lalu, kami sudah siapkan sarana komunikasi, tapi ternyata tetap saja penyimpangan itu terjadi,”katanya.

Dari hasil penyelidikan terungkap, handphone itu didapati SPM dari seorang narapidana atau napi yang saat ini telah bebas. Kasus itu terbongkar lantaran SPM kepergok aktif di media sosial.

“Iya dari informasi setelah pendalaman, ternyata dia dapat dari napi yang sudah bebas,” jelasnya.

Anton menegaskan, pihaknya telah melakukan tindakan terhadap perbuatan SPM.

“Kami sudah menempatkan yang bersangkutan di sel isolasi selama sekira 6 hari,” katanya.

Kemudian, Anton juga mengusulkan agar hak-hak SPM dicabut.

“Pemutusan hak-haknya sebagai warga binaan untuk remisi dan integrasi,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian ini, pihaknya akan semakin gencar melakukan pengawasan dan razia di kamar hunian narapidana.

Selain itu, jika ada lagi yang melakukan pelanggaran maka sanksi yang diberikan akan lebih berat.

Untuk diketahui, SPM dihukum 15 tahun penjara karena mencabuli sejumlah anak di bawah umur.(AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here