Kementan Distribusikan Beras Gratis Untuk Warga Terdampak Covid 19

0

 

godepok-covid19, — Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo berjanji, pihaknya akan terus melebarkan bantuan berupa beras gratis untuk masyarakat yang terdampak ekonomi akibat wabah Covid-19.

Bekerjasama dengan Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD), bantuan beras itu untuk saat ini tersebar di sekira 10 markas Kodim dibawah naungan Pangdam Jaya. Salah satunya adalah di Kodim 0508/Depok, Jawa Barat.

“Ini adalah panggilan terhadap negara. Hadirnya rasa kebangsaan ketika rakyat membutuhkan kita,” kata Syahrul saat meninjau langsung pemberian bantuan tersebut di Markas Kodim 0508/Depok.

Syahrul menuturkan, ada begitu banyak hal yang dibutuhkan rakyat dalam kondisi bencana Covid -19.

Tidak hanya memberikan dampak buruk terhadap kesehatan, tapi juga telah berimbas pada lini sosial ekonomi, satunya terkait ketersediaan makan, khususnya bagi mereka yang kurang mampu.

“Oleh sebab itu, kami mengapresiasi langkah angkatan darat yang mau menyalurkan bantuan berupa beras ini, kepada orang-orang yang membutuhkan,”katanya.

Sudah banyak bantuan dari pemerintah, mulai dari wali kota, gubernur, Kemensos dan berbagai pihak terkait kondisi saat ini.

“Tapi kami bersama TNI AD sepakat, mungkin ada yang belum tersentuh bantuan,” ujarnya

Atas dasar itulah, maka Kementerian Pertanian bersama Mabes AD akhirnya meluncurkan mesin ATM beras yang disebut ATM Pertanian Si Komandan.

“ATM ini mampu melayani 1.000 orang per hari dan satu kaki digesek akan keluar beras 1,5 kg. Maka kurang lebih ada 1,5 ton perhari yang dikeluarkan dari setiap Kodim,” katanya.

Dia menilai, program ini efektif dan telah berjalan cukup baik.

“Terimakasih kepada Pak Dandim Depok, ini beliau sudah kaya anak saya sendiri,” katanya.

Komandan Kodim 0508 Depok, Kolonel Inf Agus Israk Mi’raj menuturkan, warga yang mendapat layanan ini adalah mereka yang belum tersentuh bantuan sama sekali, baik itu dari pemerintah kota, maupun daerah.

“Kami koordinasi dengan koramil dan babinsa untuk mengumpulkan KTP dan KK. Jadi memang benar-benar adalah warga yang membutuhkan, dan belum dapat bantuan,” katanya

Warga yang telah terdata, kemudian akan mendapat satu kartu untuk mengakses mesin tersebut. Adapun jumlah kuota yang diberikan yakni sebanyak 1.000 orang/hari.

“Setiap warga mendapat beras 1,5 kg/hari. Nanti bergantian tidak orang yang itu-itu saja. Jadi kartunya bisa dipakai satu kali dalam sehari. Caranya kartu ini ditempelkan dan nanti beras akan keluar dari mesin tersebut,” tuturnya

Agus menjelaskan, bantuan beras ini berasal dari Mabes AD dan Kementerian Pertanian. Beras gratis ini dibagikan untuk warga pra sejahtera yang terkena dampak Covid-19

“Jadi ada tiga kriteria yang dapat bantuan ini, yaitu warga kurang mampu, warga yang belum mendapat bantuan dari pemerintah dan warga yang tidak punya penghasilan,” katanya

Adapun jumlah beras yang tersedia saat ini sebanyak 360 karung, atau sebanyak 17.5 ton. Dan sampai hari ini sudah disalurkan sebanyak 22 karung.

Sementara itu, Sa’alih (64 tahun), salah satu warga penerima manfaat tersebut mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan dari TNI. Sebab, sampai saat ini ia dan keluarga belum mendapat bantuan dari Pemerintah Kota Depok.(dro)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here