KPU Sudah Jalani Aturan

0

godepok-Politik. Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna mengatakan sejumlah alasan kenapa pihaknya tetap melanjutkan rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS), meski Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Depok memilih walk out.

Menurut Nana, pihaknya sudah melakukan tahapan itu sesuai denga ketentuan yang berlaku.

Bahwa rapat pleno tingkat kota adalah tindak lanjut dari rapat pleno mulai dari kelurahan, hingga ditingkat kecamatan.

“Jadi tidak ujug-ujug kita tingkat kota melakukan rapat pleno,” katanya.

Berdasarkan catatan KPU Depok, pelaksanaan rapat pleno ditingkat bawah, baik tingkat kelurahan maupun tingkat kecamatan, berjalan lancar dan tidak ada catatan apapun.

“Artinya kami menganggap bahwa sudah tidak ada persoalan lagi,” ujarnya

Soal salinan data yang dipersoalkan Bawaslu, kata Nana, pihaknya mengacu kepada surat KPU RI, yang menyebut tidak bisa memberikan data yang diminta.

“Jadi acuannya ada, dasarnya kita tidak memberikan tuh ada. Dan ini kan juga sudah menjadi pembahasan di tingkat pusat antara KPU RI dan Bawaslu RI jadi kita tidak memberikan ada dasarnya,” jelas dia

Point selanjutnya yang juga dipermasalahkan Bawaslu Depok Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Rumah Tahanan Negara (Rutan). Menurut Nana, tidak sesederhana itu.

“Terkait dengan kita akan rencananya membuka TPS di Rutan memang masih menunggu ketentuan, nah ketentuannya sampai dengan saat ini belum turun. Kita kan rencananya di Rutan dua TPS,” katanya

Namun demikian, jelas Nana, oleh jajaran ditingkat atas (KPU RI), pihaknya diperintahkan untuk menunggu sampai aturannya keluar.

“Kaitan dengan pemilih Rutan, bukan berarti kemudian pemilih Rutan nanti pada saat pencoblosan pulang dulu, ke TPS dilokasi, enggak begitu juga. Intinya kami menunggu pengaturan yang keluar dari pusat,” katanya.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here