Kritik Pemkot, Politisi Parpol Jangan Asal Bunyi

0
8

godepok-Politik. Pemerintah Kota Depok yang saat ini masih dipimpin oleh Walikota Depok Mohammad Idris dan Wakil Pradi Supriatna siap menerima kritikan akan tetapi kritikan itu jangan Asal Bunyi atau Asbun.

Tim Relawan Pemenangan Idris Pradi dari RbR Center Kasno pada Selasa(14/1) mengatakan RbR Center Tim Relawan Pemenangan Idris-Pradi, hingga detik ini masih berkomitmen mendukung penuh segala kebijakan regulasi pemeritahan Kota Depok dibawah Kepemimpinan Wali Kota Depok Bapak Muhammad Idri dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, periode 2016-2021 hingga diahir masa jabatanya.

“Pada prinsipnya kami pun sebagai tim relawan Idris-Pradi tidak alergi dengan kritikan dan masukan dari warga masyarakat tanpa terkecuali terhadap kinerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok,” katanya pada Senin(13/1)

“Namun kritikan atau masukan yang realistis dan obyektif tidak terkesan asbun (asal bunyi) sperti contoh ada stetmen dari yang konon katanya kader salah satu parpol tertentu,” Arif Budiman.

Kasno menambahkan Arif memberikan pernyataanya di beberapa media online, dia mengatakan Kota Depok dibawah kepemimpinan Wali Kota Depok Bapak Muhammad Idris MA dan Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, belum mampu membawa Depok menjadi Kota yang memiliki kebanggaan, dan pembangunan berjalan di tempat, termasuk menyinggung masalah silfa APBD.

Seharusnya pernyataan Arif Budiman tersebut melihat bagaimana dirinya sendiri sebagai kader Parpol tertentu mampu membesarkan Parpol tempatnya bernaung sehingga tidak tergeser oleh perolehan kusi legislatif oleh Parpol lainya.

“Dan siapa bilang dibawah kepemimpinan Wali Kota Depok Idris Pradi selama 4 tahun Kota Depok tidak ada yang bisa dibanggaka,” katanya.

Kasno menambahkan semenjak Kota Depok berdiri selama 18 tahun belum pernah meraih penghargaan ADIPURA, sementara di tahun 2017 Kota Depok meraih penghargaan ADIPURA,

Dan semenjak Kota Depok berdiri dari tahun 1999 hingga di era ahir jabatan Wali Kota Depok Badrul Kamal hingga Nur Mahmudi Ismail Kota Depok belum memiliki alun-alun namun saat ini, Kota Depok sudah memiliki alun-alun yang terluas se Jawa Barat 3,2 Hektar sebagai aikon kebanggaan masyarakat Kota Depok.

Belum lagi pembangunan inspratuktur lainya, seperti taman-taman bermain disetiap Keluarahan-Keluarahan maupun di Kecamtan-Kecamatan, renovasi total Stadion Merpati, GOR di GDC, RSUD wilayah timur Depok.

Nomalisasi dibeberapa situ-situ, Pembangunan jembatan, dan yang lain lainya, terkait dengan kemacetan yang terjadi pemerintah Kota Depok, tidak kurang kurangnya berusaha menanggulanginya seperti contoh program Sistem Satu Arah (SSA) Jalan Nusantara, hingga Contraflow di Jalan Arif Rahman Hakim.

Depok menjadi Kota terendah tingkat kemiskinan hanya 2,07%, se Jawa Barat, dan peringkat ke 3 se Indonesia, dibawah Tangsel 1,76% dan Kabupaten Badung Bali 2,06%, terkait masalah silpa.

Jika Arif Budiman mengatakan partisipasi masyarakat rendah dan masa bodo, faktanya pemerintah Kota Depok melakukan pembangunan disegala bidang dari hasil kepedulian dan semangat juang partisipasi masyarakat yang tinggi melalui Musrenbang dari tingkat bawah hingga tingkat atas yang disahkan oleh Wakil Rakyat

“Boleh kita mengkritik kepemimpinan Idris-Pradi namun yang realistis dan obyektif tidak asbun,” katanya.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here