Kunker Reses ke Indramayu, Herman Khaeron Bagi-bagi Paket Sembako

0
11

godepok-Indramayu, — Anggota Komisi VI DPR-RI Fraksi Partai Demokrat Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten/Kota Cirebon dan Kabupaten Indramayu, HE Herman Khaeron (Hero) membagikan ribuan paket sembako kepada warga terdampak wabah virus corona atau Covid-19.

Kegiatan yang dipusatkan di dua lokasi yakni di Rumah Aspirasi Desa/Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu dan di tempat kediaman H. Warta, Kecamatan Tukdana tersebut, dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Indramayu, Sri Budihardjo Herman, pengurus DPC Partai Demokrat Indramayu, Taufik Hadi Sutrisno, anggota DPRD Indramayu Fraksi Partai Demokrat, H Nico.

Di Rumah Aspirasi, secara simbolis Hero didampingi istri yang juga bakal calon Bupati Indramayu, Hj. Ratnawati menyerahkan 10 paket sembako kepada Tuti, Heli (relawan wong dewek), Dadan, Sobirin (ustadz), Juju (ustadzah), Basir, Wara, Saminih, Nur dan Ny. Pendi (warga sekitar).

Kemudian di tempat kediaman H.Warta di wilayah Kecamatan Tukdana, secara simbolis Hero menyerahkan 20 paket sembako untuk dibagikan ke kerabat maupun tetangga H. Warta. “Ini semua sudah menjadi kesadaran kita bersama, bahwa saat ini sedang menghadapi bencana Covid-19 dan dampak yang ditimbulkan terbesar adalah permasalahan faktor ekonomi masyarakat,” ujar Hero kepada sejumlah wartawan, Kamis (21/5/2020) sore.

Program aspirasi

Dikatakan dia, faktor ekonomi masyarakat yang terpenting adalah ketersediaan pangan. Oleh karena itu, melalui program aspirasi yang disalurkan dua tahap kepada seluruh dapil tercatat 13.000 paket sembako.

Hero berharap semua yang dilakukannya dapat membantu meringankan beban warga terdampak Covid-19. “Selain bantuan belasan ribu paket sembako, kami juga menyalurkan bantuan berupa alat pelindung diri, masker, hand sanitizer kepada para tenaga medis yang menangani pasien Covid-19,” terangnya.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan Covid-19 dengan cara mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan jaga jarak dalam bersosialisasi sehingga tidak ada lagi potensi penularan kepada sesama. (Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here