Lansia Kesulitan Akses Pendaftaran Vaksin

0

godepok-SeputarDepok. Para Lanjut Usia di Kota Depok mengaku kesulitan saat mendaftarkan diri untuk mengikuti pelaksanaan vaksin Sinovac.

Salah satu Lansia Djaya Kasawilaga kepada wartawan mengatakan dia bersama lansia yang ada di Kelurahan Pondokcina ingin melakukan vaksin Sinovac.

“Namun kami dan rekan rekan yang lain engak tau mau daftar kemana,” katanya.

Ada link di media group Whats App dirinya langsung mencoba namun tidak bisa diakses bahkan jadwal untuk warga di Pondokcina tidak terdaftar disalah satu Rumah Sakit yang berdekatan.

“Ada Rumah Sakit namun pas kita cek linknya ngak ada jadwal untuk warga Pondokcina,” katanya.

Dia mengatakan, setiap Kelurahan punya data kependudukan, sudah barang tentu ada penduduk yang pada hari ini sudah berusia 60 tahun dan masih hidup, tentunya juga lengkap dong dengan alamatnya, jenis kelaminnya.

“Tuh aplikasi yang udah kami download semua nggak ada yang ngelayanin untuk penduduk yang tinggal di Kecamatan Beji,” katanya.

Dia menambahkan, bagaimana terhadap orang yang tidak mengerti terkait pendaftaran vaksin melalui online.

Semestinya Gugus Tugas COVID-19 tingkat Kelurahan memberi penjelasan dong ke masyarakat luas apalagi kepada para lanjut usia.

Data yang bekas dipakai Pemilu terakhir juga untuk Kelurahan mudah didapat dari tiap PPK.

Berdasarkan data awal ini setiap kelurahan sudah bisa membuat rencana pelayanan vaksinasi untuk para lansia.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Depok, dokter Novarita menuturkan, 10 kelurahan zona merah tersebut yakni, Sukamaju, Rangkapan Jaya, Depok Jaya, Abadi Jaya, Bakti Jaya, Mekar Jaya, Grogol, Tanah Baru, Tugu, dan Mekarsari

“Total, vaksinasi akan diberikan untuk 2.232 warga lansia di 10 kelurahan itu,” ujarnya.

Ia tak menampik bahwa siasat ini dilakukan karena terbatasnya ketersediaan vaksin COVID-19 yang dikirim dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Novarita menjelaskan, sementara ini Depok hanya menerima 33.400 dosis vaksin pada tahap dua.

Padahal, ada lebih dari itu jumlah kalangan rentan yang jadi sasaran vaksinasi, termasuk tenaga pendidik, pedagang pasar, wartawan, serta para pejabat struktural, ASN, dan anggota TNI-Polri.

“Ini lansia kan awalnya prioritasnya di ibu kota provinsi, cuma kemarin saat zoom meeting dengan pak menteri, pak gubernur meminta supaya Bodetabek bisa melaksanakan untuk (vaksinasi) lansia,” bebernya

Saat itu, Novarita mengaku sempat ditanya langsung soal kesiapan vaksinasi untuk lansia.

“Depok ditanya siap atau tidak untuk vaksinasi lansia, saya bilang siap. Asumsi saya kita dapat tambahan vaksin, ternyata tidak. Akhirnya kita bikin skala prioritas, kita pilih 10 kelurahan zona merah untuk dilakukan vaksinasi (lansia),” katanya

Rencananya, vaksinasi untuk kalangan lansia di 10 kelurahan itu akan digelar di rumah sakit di kelurahan masing-masing.

Para lansia dipersilakan mendaftar melalui situs resmi yang disediakan dinas kesehatan berikut ini : https://hipaa.jotform.com/app/210579179788475.

Jadi linknya sudah mengunci, kelurahan lain tidak bisa ikut. Kalau tidak bisa, dapat lapor ke puskesmas setempat, nanti dibantu daftarkan.(dro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here