Lima Anak Ular Cobra Berkeliaran di Pasar Kemirimuka Ditangkap

0
24

godepok-Peristiwa. Sekitar lima anak ular cobra ditangkap warga dan pedagang di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji pada Sabtu(14/12).

Agus anggota Tibsar Pasar Kemirimuka kepada wartawan mengatakan pedagang berhasil menangkap satu ekor anak ular jenis cobra saat berada di kios perabotan udah Pras.

Penangkapan anak ular cobra tersebut lokasinya tidak jauh dari lokasi kios seorang pedagang Wagiman yang digigit anak ular cobra.

“Pedagang menangkap satu anak ular cobra pas berada di kios uda Pras, kami duga anak ular ini yang mengigit pedagang Wagiman,” ujarnya.

Agus menambahkan sebelum adanya penangkapan anak ular cobra ini seorang pedagang Wagiman dipatok ular anak cobra di kiosnya.

Berdasarkan keterangan dari rekan pedagang Sri, kejadian bermula ketika Wagiman sedang beberes di warung sekira pukul 14:30 WIB, Kamis 11 Desember 2019.

“Kejadiannya kemarin sore pas lagi beres-beres terus digigt ular di warung,” katanya.

Usai terkena gigit ular, korban sempat tidak langsung berobat namun memilih bertahan.

“Enggak pingsan, saya suruh pulang aja. Tadinya enggak mau pulang tapi akhirnya dibawa sama para pedagang dan tukang becak,” jelasnya

Korban, lanjut Sri, terkena gigitan pada bagian kaki kanan. Hingga kini, Wagiman masih menjalani pengobatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok.

“Ular yang gigit jenis kobra, enggak besar sih. Ularnya enggak ketangkep langsung kabur ke kolong,” katanya

Sri dan sejumlah pedagang lainnya mengaku resah lantaran diduga masih ada ular lain yang berkeliaran.

“Yang kemarin itu ularnya enggak ketangkap, ya takut lah semoga jangan ada korban lagi,” tuturnya

Agus mengatakan, pihaknya mengimbau para pedagang agar waspada dan menjaga kebersihan serta sesegera mungkin melapor jika menemukan adanya keberadaan ular di sekitar pasar.

“Rencana kita akan bersih-bersih pasar, soalnya bahaya juga dan kemungkinan masih ada lagi,” katanya

Di lokasi lainnya di kawasan Pasar Kemirimuka di jalur radius penjaga lintasan Ariyanto, mengatakan sempat menangkap tiga ular sebelum Wagiman dipatuk.

Pada hari ini, ular yang ditangkapnya bertambah satu sehingga genap menjadi empat ekor.

“Nemu tiga, itu pas yang di depan itu sebelum digigit udah ketangkap sama saya tiga. Kalau ini hari saya baru nangkap satu ular aja,” katanya.

Ariyanto mengatakan ular tersebut sering muncul pada siang hari.

Dia menduga ular muncul saat suhu udara panas.

Ular-ular tersebut ditemukan di sebuah lahan kosong yang lokasinya berdekatan dengan pasar.

“Siang jam 12.00 WIB-lah pasti ada ajamuncul satu di sini. Pokoknya kalau panas dia muncul dah tuh Bang,” katanya.

Fenomena ular kobra tersebut, menurut Ariyanto, sudah muncul sejak 2013.

Dia mengatakan warga melihat banyak ular sejak saat itu di kawasan kios jalur radius.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here