Massa Demo Dugaan Korupsi RTLH Bakar Keranda

0
61
Masa Aksi Bakar Keranda

godepok – Belasan pengunjuk rasa yang tergabung di forum warga miskin Kota pada Jumat (5/10) petang melakukan aksi demo dengan membakar keranda di depan Kantor Kejaksaan Negeri Kota Depok di kawasan GDC Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya.

Dugaan korupsi dana bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) terjadi di Depok.

Penyelewengan dana itu diduga terjadi tahun 2016. Seharusnya dana sebesar Rp 5 miliar itu diperuntukkan bagi 30 RTLH.

Satu rumah mendapat pagu sebesar Rp 20 juta.

Namun kenyataannya besaran yang diterima tidak sesuai.

Ketua LSM Komite Aksi Pemberantasan Organ Korupsi (KAPOK), Kasno mengatakan, pihaknya menerima laporan dari salah satu penerima bantuan RTLH bahwa besaran bantuan yang diterima hanya Rp 9.817.900. Artinya kata dia diduga ada kelebihan dana Rp 10.182.100 di satu penerima tersebut.

“Kami sudah lakukan investigasi terhadap lima rumah. Dan semua itu diduga ada kelebihan dana dari tiap penerima,” katanya.

Diduga total anggaran yang digelontorkan untuk bantuan RTLH itu mencapai Rp 5 miliar.

Dan dana yang terserap kata dia hanya separuh saja. “Tidak terserap semua. Hampir separuhnya tidak terserap. Itu menjadi kerugian negara,” tukasnya.

Dana itu berasal dari APBD Depok tahun 2016, Kasus serupa kata dia pernah terjadi di Depok.

Dimana dua terdakwa korupsi RTLH divonis enam tahun penjara.

“Namun kenyataannya kasus ini kembali terjadi. Jadi kami meminta agar hukuman atas kasus ini lebih berat sehingga menjadi efek jera dan tidak terjadi lagi di lain hari,” pungkasnya.

Dia mendapatkan informasi yang bersumber dari masyarakat adanya dugaan korupsi terkait dengan Program Reflikasi PNPM Berdaya yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Depok tahun 2016 yang diperuntukan bagi 30 Rumah Tidak Layak Huni.

Dimaha persatu rumah mendapatkan bantuan sebesar kurang lebih Rp 18 juta yang dikelola oleh Badan Keswadayaan Masyarakat di wilayah Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos.

“Dari salah satu kunjungan khususnya ke lima rumah warga tersebut, kami telah melihat sendiri dan disaksikan oleh Ketua RT 01 RW 09 Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kota Depok hasil kerja tim Program Reflikasi PNPM Berdaya yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Depok tahun 2016 yang diperuntukan 30 Rumah Tidak Layak Huni”katanya.(aji godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here