Nur Mahmudi Mangkir Dari Panggilan Polisi

0
30
Lim Abdul Halim Kuasa Hukum Nur Mahmudi Ismail

godepok – Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsiJalan Nangka di Kelurahan Curug, Kecamatan Cilodong pada Kamis (6/9) tidak datang memenuhi panggilan tim penyidik Tindak Pidana Korupsi Polresta Depok.

Namun Nur Mahmudi mengutus kuasa hukumnya Lim Abdul Halim datang ke penyidik Polresta Depok untuk mengirimkan surat penundaan pemanggilan.

“Setelah tanggal 10 September pak Nur klien kita insya Allah bisa mengikuti jadwal penyidik karena beliau sedang harus periksa lagi ke dokter,”katanya.

Dia mengatakan saat ini klienya Nur Mahmudi masih mengalami sakit di bagian kepala.

“Dia pak Nur sakit bagian kepala, istilah medisnya saya kurang bisa menjelaskan, tapi yang jelas beliau sedang dalam proses pemulihan dan saat ini sudah dirujuk ke RSCM yang rencana hari senin,”katanya.

Dirinya baru ketemu dengan Nur Mahmudi baru-baru ini dan sudah lama tidak ketemu setelah melihat kondisinya.

Memang jadi ada bekas darah mengering di mata sebelah kiri, di bagian leher juga ada bekas darah mengering biru karena benturannya pada saat main voli itu ada benturan dengan temennya kemudian dia terjatuh dibagian belakang.

Kliennya Nur Mahmudi siap menjalani pemeriksaan terkait kasusnya.

“Oh ya dia siap siap menjalani, terkait persiapan ya kita ikuti aja, saya belum tau penyidik mengatakan apa kita ikuti saja,”katanya.

Saat ini posisi Nur Mahmudi ada di rumahnya di Griya Tugu Asri Kecamatan Cimanggis di Depok, dan tidak datang ke Polresta Depok karena kondisi kesehatan
dan jika sudah membaik akan memenuhi panggilan tim penyidik.

Kapolresta Depok Kombes Didik Sugiarto kepada wartawan mengatakan untuk hari Rabu (5/9) kemarin yang dipanggil HP namun tidak hadir, sementara untuk mantan Walikota Depok NMI pada Kamis (6/9) hari ini.

“Kita tunggu saja, apakah yang bersangkutan memenuhi panggilan sebagai tersangka atau tidak. Tentu penyidik bekerja sesuai dengan tahapan-tahapan dan prosedur yang berlaku,”katanya.

Terkait perkembangan kasus ini penyidik telah melayangkan surat panggilan terhadap saudara NMI dan HP untuk pemeriksaan kepada keduanya ada yang dijadwalkan pemeriksaan keduanya.

“Ada yang dijadwalkan dimana NMI 6 September atau tentunya menunggu apakah panggilan sudah dilayangkan apakah memenuhi atau tidak,”katanya.(aji godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here