ODP Di Jogja Meningkat Sultan Angkat Bicara

0
581

godepok-Jogja. Melonjaknya jumlah ODP di DIY di karenakan para perantau dari jabodetabek yang melakukan pulang kampung membuat Gubernur DIY sekaligus raja Jawa Sri Sultan Hamengku Buwono X angkat bicara.

“Tadi kita rapat, kami melihat bahwa orang dalam pemantauan itu naik drastis, karena apa? Karena sudah mulai mudik kesini,” ujar Sultan di Kantor Gubernur DIY, di langsir dari laman harianjogja.com Kamis (26/03/2020).

Karena pemerintah pusat merencanakan pelarangan mudik lebaran tahun ini, maka para perantau memanfaatkan masa karantina 14 hari untuk melakukan perjalanan mudik.

“Dengan mudik ini, kami takut justru mereka membawa virus (corona). Jogja selama ini masih (zona) hijau (untuk corona) karena virus coronanya impor (imported case). Mereka (pemudik) pergi kemudian pulang, lalu sakit. Tidak ada yang (terjangkit virus corona) dari dalam (jogja),” tandasnya.

Melihat hal tersebut Gubernur DIY mengharap pemudik yang tiba di DIY melakukan isolasi diri selam 14 hari, setelah di rasakan sehat maka pemudik boleh melakukan aktivitas, namun bila merasakan sakit maka harus melakukan cek kesehatan ke puskesmas terdekat.

Ia pun berharap peran aktif pemerintah desa, kepala dusun RT dan RW melakukan pendataan perantau yang pulang dari luar DIY.

Kebijakan ini diambil karena ODP di DIY meningkat drastis selama beberapa hari terakhir hingga lebih dari 1.000 orang. Dari identiifikasi yang dilakukan, kebanyakan berasal dari luar DIY yang datang atau mudik ke DIY.

Saat ini pemerintah DIY terus melakukan pemantauan arus masuknya pemudik di stasiun dan terminal, walaupun hal ini dirasa belum maksimal, diharapkan pemudik yang mengunakan kendaraan pribadi memiliki kesadaran untuk melakukan pengecekan kesehatan dan melakukan karantina mandiri demi kebaikan bersama.(WAP godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here