Operasi Masker, Petugas Temukan Remaja Bawa Senjata Tajam

0

godepokSeputarDepok, Petugas gabungan menemukan dua remaja membawa senjata tajam saat melakukan razia masker di depan Kantor Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Sawangan.

Wakapolsek Sawangan AKP Ahmadi mengatakan saat melakukan operasi yustisi masker salah satu petugas memberhentikan dua remaja yang mengendarai motor karena tidak mengenakan masker.

Dua remaja berboncengan motor terjatuh saat mencoba menghindari operasi petugas kedapatan membawa senjata tajam.

“Senjata tajam jenis celurir kecil terjatuh dari motor usai mencoba kabur dari hadangan anggota kita, Setelah itu keluar senjata tajam jenis clurit,”katanya.

Barang bukti sebilah celurit sudah diamankan di kantor Kelurahan.

Lantaran pengakuan dari pelaku pelajar ini menemukan senjata tajam di jalan diduga digunakan untuk tawuran diselesaikan kekeluargaan.

Saat itu juga kedua orang tua para pelajar dipanggil dan membuat surat keterangan tidak menggulangi perbuatan yang sama kembali.

Kedua pelajar usia 13 tahun rata-rata sudah pada putus sekolah ini, lanjut AKP Ahmadi, langsung diselesaikan secara problem sovling dengan disaksikan anggota Bhabinkamtibmas setempat.

Sementara itu salah seorang anggota pokdarkamtibmas Sawangan, Sumino menyebutkan pada waktu pelajar berboncengan menggunakan motor Honda Vario tidak mau dihentikan petugas karena tidak bermasker saat sedang operasi yustisi gabungan.

“Tiba-tiba motor yang dikendarai dua orang yang satu putus sekolah SMA dan satu lagi yang diboncengin putus sekolah SD terjatuh dan keluar sebuah celurit ke jalan langsung diamankan anggota,”tuturnya.

Berdasarkan pengakuan dari salah satu remaja berusia 13 tahun celurit yang didapatkan diambil dari tempat lain diduga akan digunakan untuk tawuran.

Kapolsek Sawangan Kompol Sutrisno menambahkan pihaknya akan gencar menerapkan aturan Perwali No 60 Tahun 2020 tentang Pembatasan Aktifitas Warga (PAW) dan Pembatasan Aktifitas Dagang dan Usaha (PADU) di masyarakat hanya sampai pukul 20.00 WIB.

“Kita juga akan melakukan penegakan disiplin masker,”tambahnya.

Dalam menegakan pendisiplinan penggunaan masker pihaknya bekerjasama dengan anggota Pol PP, Koramil Sawangan, dan petugas kelurahan menggelar operasi yustisi

“Operasi digelar mulai dari pukul 09.30 WIB dan 11.00 WIB dengan jumlah kekuatan 25 personil gabungan, menjaring 25 orang tidak bermasker selain kita bagikan masker juga diberi sanksi sosial menyanyikan Indonesia Raya, Pancasila, dan Pusp up,”ujarnya.(dro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here