PDIP Ogah Koalisi Dengan PKS

0
8
Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna

godepok-Politik. Dewan Pengurus Cabang PDI Perjuangan tidak mau berkoalisi dengan PKS pada Pilkada Depok pada 23 September 2020 mendatang.

Sekertaris DPC PDIP Kota Depok, Ikravany Hilman mengungkapkan, ada beberapa alasan mendasar, kenapa PDIP tidak akan berkoalisi dengan PKS. Diantaranya, partai berlambang bulan sabit dan padi itu telah memiliki kandidat sendiri.

“Jadi enggak bisa kita bergabung, sudah menutup kemungkinan untuk kami (berkoalisi dengan PKS),” katanya pada wartawan saat menghadiri Musyawarah Ranting (Musran) PDIP, di Margonda, Depok, pada Minggu (1/3).

Alasan lainnya yang juga tak kalah penting ialah, PDIP menganggap PKS telah berkuasa cukup lama di Kota Depok, namun hal itu tidak diimbangi dengan sisi capaian, khususnya pembangunan.

“Bagi PDIP, 15 tahun ini kan PKS sudah dikasih kesempatan. Kami menilai arah kota ini maju tapi sangat lambat dibanding laju permasalahannya. Pembangunan memang ada, saya bohong kalau bilang enggak ada. Tapikan laju permasalahannya juga banyak, dan bertambah terus,” katanya.

Secara idilogi, politik dan organisasi, PDIP sangat berbeda dengan PKS. Ketika disinggung adanya sebutan Depok sebagai Ibu Kota PKS, Ikravany kembali menegaskan hal itu sebagai klaim semata.

“Ya itu kan klaim merekalah ya. Mereka tentu akan melakukan apapun untuk Pilkada. Sama, kami pun akan melakukan apapun untuk bisa memenangkan kontestasi Pilkada. Kalau soal soliditas, PDIP enggak kalah,” ujarnya

“Yang jelas, kita sih maunya koalisi besar untuk memenangkan pilkada. Dan saat ini yang sudah terbangun komunikasinya adalah dengan Gerindra,” katanya.

PDI Perjuangan dan Gerindra mengusung Pradi Supriatna sebagai Bacalon Walikota Depok di Pilkada.(dro gidepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here