Pedagang Kerap Buang Sampah Sembarangan

0
10


godepok-Peristiwa. Para Pedagang yang berjualan kerap membuang sampah sembarangan seperti di Jalan Raya dan lokasi lainnya.

Ketua RW 03 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji Budi Susilo kepada wartawan mengatakan, dirinya pernah mempergoki oknum pedagang malam yang membuang sampah sembarangan.

“Kami melihat ada tumpukan sampah plastik di Jalan Langgar pas kami cek ada bungkusan salah satu gerobak,” katanya.

Adanya temuan sampah dalam plastik itu pihaknya lalu memantau di lokasi pembuangan sampah dan akhirnya berhasil mendapatkan pelaku pembuang sampah sembarangan.

“Pas kita dapatkan siapa yang membuang sampah akhirnya ternyata para pedagang malam yang berjualan,” katanya.

Adanya temuan itu pihaknya melakukan peneguran terhadap oknum pedagang tersebut.

Sementara itu, Dinas Kebersihan Lingkungan Hidup Koordinator Wilayah Kecamatan Beji Wawan Eliyati saat ditemui di Jalan Margonda pada Kamis (16/5) mengatakan, di bulan Ramadhan ini petugas tetap harus berjibaku membersihkan tumpukan sampah yang dibuang sembarangan oleh warga yang tidak bertanggung jawab.

Satu truk sampah dikerahkan untuk mengangkut tumpukan sampah dari lokasi.

“Ada satu truk sampah yang kita bawa saat ini untuk membersihkan sampah-sampah di sini. Sampahnya lumayan banyak,” katanya.

Sejak pagi petugas kebersihan dari DLH diturunkan untuk membersihkan sampah yang jika masih ada di Jalan Margonda.

“Sudah kita kerahkan sejak tadi pagi petugas kebersihan kelokasi untuk membersihkan tumpukan-tumpukan sampah itu dan itu kami namanya gerakan embun pagi,” katanya.

Dimana sebelum matahari terbit diharapkan kawasan Jalan Margonda sudah bersih atau bebas dari sampah yang berserakan.

Tidak hanya membersihkan sampah yang berserakan petugasnya juga mencari para pembuang sampah sembarangan atau OTT sampah di Jalan Margonda.

“Tidak hanya membersihkan sampah kami bersama rekan-rekan juga mencari pelaku pembuang sampah sembarangan di Jalan Margonda, ” katanya.

Menurutnya para pembuang sampah sembarangan ini dianggap melanggar Perda Depok Nomor 16/2012 tentang Pembinan dan Pengawaan Ketertiban Umum, yang salah satunya mengatur larangan membuang sampah, dimana sanksinya bisa berupa denda atau hukuman kurungan.

Biasanya,  oleh majelis hakim di pengadilan negeri Depok, para pelaku pembuang sampah ini, dijatuhi hukuman denda dengan besaran hingga Rp 200 Ribu.

Dia mengatakan penindakan yang dilakukan pihaknya ini diharapkan membuat para pelaku pembuang sampah sembarangan, merasa jera dan tak mengulangi lagi perbuatannya.

“Kami juga imbau seluruh warga, untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sebab kami tidak segan-segan menangkap siapapun yang membuang sampah sembarangan di Depok,” katanya.

Membuang sampah sembarangan  merusak lingkungan yang dampak negatifnya cukup banyak, mulai dari banjir hingga rusaknya estetika lingkungan serta mengancam kesehatan.

Ke depan, pihaknya akan terus memonitor dan mengawasi titik-titik dan ruas jalan, yang rawan dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh warga, yang biasanya dilakukan malam sampai dini hari dengan gerakan embun pagi.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat  untuk melakukan pemilahan sampah sehingga bisa mengurangi beban atau volume sampah yang dibuang.

Pentingnya bank sampah dan pengelolaan sampah yang sesuai dengan prinsip 3R (Reuse, Reduce dan Recycle), karena sampah juga bisa didaur ulang dan dapat menghasilkan rejeki. (dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here