Pelajar SMK Tewas Ditebas Clurit

0
9
Ilustrasi Senjata Tajam

godepok – Irfan seorang pelajar SMK tewas mengenaskan ketusuk senjata tajam saat diserang oleh pelajar dari sekolah lain hanya berjarak beberapa meter dari sekolahannya di Jalan Ciliwung RT. 03/01, Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Kecamatan Cilodong pada Kamis (6/12) sore.

Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Prihatin mengatakan pihaknya mendapat laporan bahwa ada korban tawuran tewas dibawa ke Puskesmas Cilodong.

Korban Irfan,19, kelas 12 dari SMK swasta di Kecamatan Cilodong ditemukan tewas akibat luka tusukan celurit dari dada sebelah kiri hingga tembus jantung.

Dalam kondisi luka korban sempat dilarikan ke Puskesmas Kecamatan Cilodong di kawasan Pasar Pucung namun nyawa korban tidak terselamatkan dan meninggal dunia.

Dia menuturkan kronologis peristiwa korban bersama teman berjumlah dua motor sedang nongkrong pinggir jalan daerah TKP.

Jarak antara sekolah dengan korban hanya beberapa meter.

Tiba-tiba datang tiga motor berboncengan total sembilan pelajar yang diduga berasal dari SMK di kawasan Cipayumg dan langsung menyasar korban lalu membacoknya.

Sebelumnya korban sempat lari lalu sama pelaku dari salah satu dari sembilan orang ini langsung membacokkan celurit ke arah dada sebelah kiri korban hingga tersungkur.

Setelah itu oleh saksi yaitu kedua teman korban langsung melarikan korban ke Puskesmas Cilodong namun nyawa sudah tidak tertolong lagi.

“Informasi dari para saksi kepada anggota kita melihat pelajar yang menyerang temannya tersebut berasal dari SMK swasta,”katanya.

Usai kejadian pelaku langsung membuang celurit yang digunakan untuk membunuh korban dibuang ke dalam Kali Ciliwung tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Anggota kita sudah cek ke lokasi kejadian, dimana lokasi berada di wilayah hukum Polsek Cibinong daerah Pondok Rajeg, bukan masuk Polsek Sukmajaya. Sudah kita koordinasikan langsung dengan polsek setempag untuk segera ditindak lanjuti,”katanya.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here