Pelaksanaan Program Penghijauan Dipertanyakan Warga

0
18

godepok – Pelaksanaan Penghijauan di Jalan Sejajar rel di lingkungan RW 15 Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji belum terealisasi dan mandek.

Ketua RW 15 Supono kepada wartawan mengatakan lokasi jalan sejajar rel di Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji kondisinya masih berantakan dan belum ditata pasca kegiatan penertiban bangunan liar oleh Satpol PP Kota Depok beberapa waktu lalu.

Di lokasi Jalan Sejajar rel yang rencananya akan dijadikan jalur penghijauan dengan dilakukan penanaman pohon dan tanaman hias belum dilakukan.

Lokasi tersebut malah dijadikan lokasi parkir kendaraan bermotor baik kendaraan roda dua dan empat milik warga setempat, bahkan ada dijadikan parkiran bengkel bermotor.

Dengan kondisi itu rencana penghijauan di lokasi tersebut hanya isapan jempol saja.

“Lah kok katanya mau ditanami pohon dan tanaman tapi belum dilakukan, kondisi masih berantakan” katanya.

Dia menambahkan seharusnya setelah dilakukan penertiban, langsung dilakukan penghijauan namun sampai saat ini belum dilakukan.

“Kami minta secepatnya agar lokasi kami ini ditanami pohon dan tanaman sehingga bisa terlihat hijau, enggak berantakan seperti ini” katanya.

Sementara itu di lokasi sama Ketua Karang Taruna Kelurahan Kemirimuka Herman mendukung langkah Pemkot Depok menertibkan bangunan liar di sejajar rel.

“Kami dukung langkah Pemkot Depok tertibkan bangli, akan tetapi pasca penertiban tidak dilanjuti dengan penataan seperti dijadikan jalur hijau.” katanya.

Dia mengatakan semestinya paska dilakukan penertiban dengan membongkar bangunan langsung diperindah seperti memasang pot dan tanaman hias.

Sehingga lokasi bekas bongkaran menjadi asri, indah dan hijau namun saat ini kondisinya masih berantakan.

Sebelumnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok menertibkan puluhan bangunan liar (bangli) milik Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada sejajar dengan rel Kelurahan Kemiri Muka, Kecamatan Beji pada Rabu (03/10).

Yayan Arianto yang saat itu menjabata sebagai Kepala Satpol PP Kota Depok menyampaikan, penertiban dilakukan untuk mengembalikan lahan fasilitas umum (fasum) agar dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya.

“Penertiban sudah kami lakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. Ini untuk mengembalikan fungsi fasum seperti semula. Total ada 52 bangunan yang ditertibkan, di antaranya 45 merupakan bangli dan 7 merupakan PKL,” tuturnya.

Yayan menyebutkan, bangli tersebut berada di Jalan Kemiri Muka sepanjang kurang lebih 2 kilometer.

Dirinya menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara berkala pada areal yang telah ditertibkan.

“Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan DLHK untuk membangun taman di lokasi tersebut dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk menormalisasi drainase yang ada di bawahnya,”katanya.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here