Petisi Pondok Cina

0
Ilustrasi

godepok – Persatuan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Pondokcina atau P3MP mencetuskan Petisi kepada Pemerintah Kota Depok dalam penanganan masalah minuman keras di Kota Depok.

“Kami warga masyarakat Kota Depok mencermati peristiwa maraknya miras oplosan terlebih melanda juga wilayah Kota Depok telah menelan korban jiwa dan puluhan orang terpaksa menjalani perawatan dibeberapa Rumah Sakit di Depok, dalam waktu yang hampir bersamaan pada awal April 2018 yang baru lalu” katanya.

Dia mengatakan hal yang luar biasa dan sangat memalukan, karena pada saat bersamaan sebagian besar warga masyarakat Depok sedang berupaya mewujudkan masyarakat Depok yang Unggul, kehidupan yang Nyaman dan Religius.

“Kami memandang tidak cukup dengan ucapan prihatin serta segala macam alasan dan penyelesaian karena tidak terdeteksi perilaku sebagai warga masyarakat Kota Depok sehingga menjadi korban sia sia” katanya.

Oleh karenanya P3MP menyampaikan Petisi kepada Pemerintah Kota Depok , dengan tidak mengurangi pemahaman kami tentang keseriusan Pemerintah melarang penjualan berbagai jenis minuman keras digerai eceran seperti minimarket dan sejenisnya, tapi nyatanya penyalahgunaan dan peredaran minuman keras jenis oplosan dan NAPZA (narkotika psikotrapika dan zat adiktif lainnya ) masih terjadi secara illegal dipasar gelap.

Peran Aparatur Sipil Negara ditingkat yang paling bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Kelurahan dan peran serta institusi yang menjadi mitra dan binaannya seperti LPM, RW, RT, PKK, Karang Taruna dan lain sebagainya.

Masih perlu ditingkatkan kemampuannya.
dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi masing-masing sebagai ujung tombak Pemerintahan Daerah melaksanakan program sesuai Visi dan Misi serta fungsi otonomi Daerah secara optimal.

Bahwa pembinaan kemasyarakatan belum sepenuhnya menyentuh seluruh lapisan masyarakat Kota Depok yang heterogen atau beragam.

Selain erat hubungannya dengan point (2) diatas, kini Depok memiliki beberapa hunian vertical dan hunian kost dimana penghuninya seolah tak tersentuh aturan kependudukan layaknya penduduk kota Depok pada umumnya.

Optimalisasi peran serta Tokoh Masyarakat dan para Pemuka Agama dilingkungan masing-masing yang tersebar diseluruh wilayah kota.

Upaya terpadu dan nyata yang dilakukan terus menerus oleh Pemerintah Daerah yang melindungi segenap warga masyarakatnya dari peredaran barang haram yang meracuni generasi muda bangsa.

“Demikian Petisi kami sampaikan dan tanda tangani, untuk mendapat perhatian Pemerintah Kota Depok”katanya.

Petisi ini nantinya akan diberikan kepada Pemkot Depok dan instansi lainnya seperti Polresta Depok, BNN, dan intansi lainnya.

Sebelumnya ada sekitar empat warga di Kelurahan Pondokcina, Kecamatan Beji meningga dunia diduga usai mengkonsumsi minuman keras.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here