Petugas Temukan Peserta SKD CPNS Diduga Bawa Jimat

0
4

godepok-SeputarDepok. Hari ketiga pelaksanaan tes CPNS Depok ditemukan hal aneh. Petugas menemukan ada salah satu peserta yang diduga membawa jimat. Petugas pun menyita benda diduga jimat itu.

Jimat yang dibawa peserta CPNS itu berupa ikat pinggang yang dibalut kain merah. Benda diduga jumat itu ditemukan petugas di kantong celana peserta tersebut

“Ditemukan pada sesi pertama hari ini, satu peserta bawa isim (jimat) ditemukan di kantong celana pas saat masuk ke ruang tes. Waktu diperiksa pesertanya gelagapan karena takut gak bisa masuk,” kata Jamil, petugas keamanan tes CPNS, Jumat (14/2).

Benda itu didapat oleh peserta tes dari keluarganya. Benda itu diyakini oleh peserta tersebut sebagai pelancar pelaksanaan ujian.

Petugas menyita benda itu saat pelaksanaan ujian. Setelah ujian selesai, petugas mengembalikan benda tersebut.

“Jimatnya sudah saya kasih lagi. Jimat itu saya amankan dan gak berani buka, karena ngeri juga. Peserta tetap ikuti tesnya dan sudah pulang,” katanya.

Jamil mengaku tidak tahu nama peserta yang membawa jimat tersebut.

“Nggak nanya saya, cuma saya amankan dan kembalikan lagi ke pemilik. Itu juga saya gak berani keluarkan jimat, takut,” katanya.

Kepala Bidang Ketentraman Masyarakat dan Penertiban Umum (Kabid Tranmastibum) Satpol PP Kota Depok Muhammad Fahmi mengatakan pihaknya mendapatkan tugas membantu pengamanan saat kegiatan SKD CPNS

“Untuk setiap harinya ada enam anggota yang berjaga dimana SKD ini berlangsung higga Sabtu(15/2) mendatang,” katanya.

Anggota yang ditugaskan bertugas memeriksa setiap peserta yang akan mengikuti SKD mulai dari bawah hingga atas bagian tubuh.

Barang yang dilarang dibawa seperti gelang,jam dan barang lainnya mereka hanya membawa kartu peserta, e-KTP,KK atau aturan yang ditetapkan oleh panitia.

“Anggota kami juga dilengkapi dengan alat detektor untuk memeriksa satu persatu peserta SKD, semua tas atau tas peserta dititipkan di petugas,” katanya.

Tidak hanya itu saja anggotanya juga mengawasi peserta yang ingin hendak ke toilet hal ini dilakukan untuk menghindari hal yang tidak inginkan seperti kecurangan peserta.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri menambahkan rahun ini digelar tes CPNS Depok yang diikuti oleh 5.196 orang.

Dari jumlah tersebut hanya 356 orang yang akan menjadi PNS berdasarkan formasi penerima CPNS 2019.

“Ini tahap ujian seleksi CPNS 2019 yang dilanjutkan di 2020, Untuk formasi CPNS 2019,” katanya.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here