Polisi Ringkus Pembacok Siswa SMP, Pelakunya Masih Dibawah Umur

0

godepok-SeputarDepok. Aparat Kepolisian Polresta Depok meringkus pelaku penyerangan yang menyebabkan dua pelajar MC (16) dan FA (16) di Keluraha Tugu, Kecamatan Cimanggis.

Para pelaku menyerang keduanya ketika berboncengan motor dan melintas di kawasan Tugu, Cimanggis, Kota Depok.

Akibatnya serangan tersebut, MC luka berat di bawah ketiaknya akibat sabetan senjata tajam, sementara FA luka ringan di tangan dan punggung.

Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus mengatakan, pelaku yang diamankan berjumlah lima orang, empat di antaranya masih di bawah umur.

“Inisial para pelaku yang kami amankan adalah NMY (20), DR (16), RD (16), BG (17), dan ZR (14),” katanya.

Seluruh pelaku dijerat Pasal 170 KUHP Juncto Pasal 351 KUHP 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman kurungan diatas lima tahun penjara.

Saat ini, para pelaku pun sudah diamankan di Mapolsek Cimanggis dan tengah menjalani pemeriksaan insentif.

MN seorang siswa SMP negeri di wilayah Kecamatan Cimanggis pada Jumat(7/2) ditemukan tergeletak di Jalan Raya Tugu.

Berdasarkan informasi di lokasi kejadian korban tiba tiba ditemukan warga di pinggir jalan dengan penuh darah di tubuhnya.

Melihat siswa tersebut tergeletak warga langsung membawa korban ke salah satu rumah sakit untuk mendapatkan perawatan karena luka bacok yang cukup lebar.

Mumun guru korban menambahkan kejadiannya jam bada Jumatan, dimana korban masih mengenakan seragam sekolah.

“Kita belum tau gimana gimana ya sekolahnya juga belum tadi sih lukanya di bagian pinggang sebelah kanan, saya tadi Pat kabar di depan a informasinya belum jelas. Satu orang saja murid saja,” katanya.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Effendi membenarkan adanya siswa yang tergeletak di pinggir jalan Kelurahan Tugu.

“Betul telah terjadi penyerangan terhadap korban dua orang,” katanya.

Kejadian berawal ketika korban sedang berboncengan tiga tiba – tiba diserang oleh satu kelompok.

Mereka panik, motor dijatuhkan sempat melarikan diri tapi masih di kejar.

Korban yang luka inisial MN, SMPN kelas 9. Sedangkan FA, alumni yang sekarang sekolah di SMA swasta kelas 11

“Pelaku sedang diselidiki. Jumlah saksi yang kami periksa ada tiga orang sampai sekarang,” katanya.

Korban paling berat berinisial MN SMPN 8 Luka dibagian punggung dan tangan tapi dalam kondisi sadar. Sementara luka ringan yaitu FA

Penyebab diduga kuat karena sentimen kelompok tapi hingga saat ini pendalaman masih kami lakukan,untuk mengejar pelaku.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here