Rumah Panglima Kekasairan Sunda Nusantara di Kemirimuka Sepi

0

godepok-SeputarDepok, Rumah Panglima kekasisaran Sunda di Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji yang dihuni oleh Alex Ahmad Hadi Ngala, yang disebut-sebut sebagai Panglima Kekaisaran Sunda Nusantara atau Majelis Agung Sunda Archipelago (MASA) tampak sepi.

Di depan rumah terlihat garasi terdapat dua unit mobil berwarna silver dan biru, dan beberapa pot tanaman hias di bagian terasnya.

Sekilas, rumah tersebut tak nampak seperti markas dari sebuah Kekaisaran, namun terlihat rumah tempo dulu.

Namun ketika awak media hendak mengkonfirmasi apakah benar rumah tersebut adalah sebuah markas, seorang wanita yang sedari awal duduk di kursi bagian teras pun menolaknya.

Ternyata wanita yang ada didepan rumah tersebut merupakan istri dari Alex Ahmad bernama Muniroh

Muniroh tidak menjawab dengan pasti. Dia hanya mengatakan suaminya sudah pergi sejak pagi.

“Nggak tahu ke mana. Ada urusan pak Alexnya”, ucapnya.

Ketika hendak disambangi, Muniroh langsung menolak. Dia dengan tegas tidak menerima tamu.

“Saya ngga terima tamu,” katanya sambil menghadangkan tangan dari jauh.

Dimana sebelumnya, Rusdi Karepesina (55), pria yang mengaku sebagai jenderal pertama Kekaisaran Sunda Nusantara kalau pemimpinnya adalah Alex Ahmad Hadi Ngala yang ada di Kota Depok.

Menurut Rusdi, Kekaisaran Sunda Nusantara tidak dipimpin oleh seorang kaisar, melainkan Panglima Majelis Agung Archipelago.

“Nggak ada kaisarnya cuman ada Panglima Majelis Agung Archipelago. Itu perpanjangan tangan dari Kekaisaran. (Pemimpinnya) Alex Ahmad Hadi Ngala,”katanya.

Kekaisaran Sunda Nusantara, Rusdi mengatakan Kekaisaran Sunda Nusantaraadalah sebuah negara. Menurutnya, Negara Kekaisaran Sunda Nusantara telah disahkan oleh mahkamah internasional.

“Iya benar Pak, benar (sebuah negara). Putusan mahkamah internasional Sunda Nusantara sudah menang. Yang lebih jelasnya silakan tanya ke pimpinan saya,” katanya.

Adanya Kekaisaran Sunda Nusantara ini berawal dari pengemudi Mitsubishi Pajero, ditilang Polisi.

Saat ditilang pengemudi tersebut menyerahkantanda nomor kendaraan (TNKB) tidak sesuai ketentuan.

Pengemudi Rusdi memiliki “Surat Izin Mengemudi’ terbitan Negara Kekaisaran Sunda Nusantara dimana kantornya di Kota Depok.(AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here