Sepuluh Jam Diperiksa Nur Mahmudi Belum Keluar Dari Ruang Penyidik

0
Nur Mahmudi

godepok. Sudah sekitar 10 jam diperiksa oleh Tim Penyidik Tindak Pidana khusus, Polresta Depok pada Kamis (13/9) malam, mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, belum keluar dari ruang tim Penyidik.

Mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, diperiksa terkait kasus dugaan korupsi pembebasan jalan Nangka di Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos yang merugikan uang negara sekitar Rp 10 miliar.

Mantan Walikota ini datang sekitar pukul 08:30 Wib dengan menumpangi kendaraan pribadinya Toyota Inova hitam No Pol B 7359 UB.

Dengan mengenakan pakaian kemeja garis-garis krem Nur Mahmudi hanya tersenyum saat disapa para wartawan
yang sudah menunggu kedatangannya di Polresta Depok.

“Alhamdullilah kami sehat,” kata Nur dengan nada singkat.

Nur Mahmudi yang didampingi kuasa hukumnya langsung masuk ke ruang penyidikan Tipikor Polresta Depok di lantai bawah Polresta Depok.

Salah satu kuasa hukum atau pengacara Nur Mahmudi, Iim Abdul Halim mengatakan kliennya telah siap menjalani pemeriksaan dengan didampingi tiga pengacara.

“Ada tiga orang pengacara nanti ya, kita masuk dulu. Alhamdulillah pak Nur dalam kondisi sehat,” katanya.

Kliennya memenuhi panggilan kedua pihak Kepolisian Polresta Depok, dimana pada panggilan pertama Nur Mahmudi Ismail tidak hadir karena kondisi kesehatan yang kurang baik.

Diberitakan sebelumnya Nur Mahmudi Ismail pada panggilan pertama pada pekan lalu tidak bisa hadir atau mangkir karena kondisi kesehatannya yang menurun.

Aparat Kepolisian Polresta Depok kembali memanggil mantan Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail dan Sekda Pemkot Depok Hary Prihanto yang sebelumnya mangkir di panggil polisi terkait kasus dugaan korupsi Jalan Nangka di Kecamatan Tapos.

Kepala Kepolisian Resort Kota Depok, Komisaris Besar Polisi, Didik Sughiarto pada Jumat (7/9) mengatakan, pihaknya kembali melayangkan surat pemanggilan kedua kepada beliau NMI dan HP.

“Hari ini Jumat (7/9) rencananya kita kirimkan surat pemanggilan kedua,” ucapnya.

Didik menuturkan, untuk jadwal pemeriksaan sendiri penyidik Tipikor Satuan Reserse Kriminal Polresta Depok telah menentukan, yaitu hari Rabu (12/8) dan Kamis (13/8)

“Waktu ini, kita tetapkan melihat hari Selasa depan itu kan tanggal merah atau libur,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan pada Kamis (13/9) malam tim penyidik Tindak Pidana Polresta Depok masih melakukan pemeriksaan terhadap Nur Mahmudi Ismail.(aji godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here