Siswa Korban Pembegalan Masih Trauma

0
10

godepok. ZAF seorang siswa SD di Sukmajaya Jumat (15/2) masih mengalami trauma paska dibegal oleh seorang tidak dikenal pada Kamis (7/2) lalu.

Akibatnya, korban sempat mengalami trauma, bahkan tak bisa bicara selama tiga hari.

ZAF kepada wartawan dirumahnya mengatakan saat itu dirinya sedang istirahat jam sekolah, lalu keluar sekolah menggunakan sepeda rekannya hendak mengambil uang jajan di rumah.

Ketika di tengah perjalanan, di Jalan Arjuna 2, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya, menurut ZAF, seorang pria menghampiri dan memaksa naik ke atas sepeda korban, pelaku minta diantar ke kawasan Depok.

Awalnya korban menolak namun pelaku memaksa.

” Tiba di tempat sepi, pelaku kemudian memukuli kami, pelaku juga sempat mengancam akan terus memukulinya jika korban berteriak minta tolong,” katanya.

Lalu pelaku memaksa, sesampainya di Jalan Majapahit dirinya dijorokin ke tembok terus dipukul lalu sepedanya diambil.

Pelaku, memukuli korban di bagian kepala, punggung dan perut. Akibat kejadian itu, dirinya mengaku trauma.

“Iya kami takut, aku enggak bisa ngomong sampai tiga hari. Aku masih takut pak,” katanya.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku memiliki ciri-ciri mengenakan baju coklat, ada benjolan di pipi dan diperkirakan telah berusia dewasa.

Keterangan korban diperkuat dengan hasil rekaman kamera CCTV yang berada di kawasan Majapahit.

Walikelas korban, Sri menambahkan
setelah kejadian itu, korban kini mendapat perhatian serius dari pihak sekolah.

“Iya kita sangat menyayangkan kejadian ini. Sekarang ini kami sudah imbau agara para orangtua mengantar dan menjemput anaknya saat pulang sekolah. Aturan ini sudah kami umumkan ke semua murid dan para orangtua,” katanyan

Sri berharap, pelaku dapat segera tertangkap agar tak membuat resah. Kasusnya sudah dilaporkan ke polisi.(dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here