Siswa SDIT Taman Ilmu Diajarkan Berkurban Dengan Ramah Lingkungan

0
18

godepok-Pendidikan. Siswa, guru dan karyawan SDIT Taman Ilmu yang berlokasi di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji pada Selasa (13/4) melakukan pemotongan hewan kurban.

Kepala SDIT Taman Ilmu Yuliana Susanti kepada wartawan mengatakan kegiatan pemotongan hewan kurban merupakan agenda rutin di sekolahnya.

“Setiap hari raya Idul Adha kami selalu melakukan pemotongan hewan kurban di sekolah,” katanya.

Dia mengatakan hewan kurban tersebut merupakan infaq dari para siswa melalui teromol yang setiap harinya diberikan kepada para siswa dan adapula infaq dari orang tua siswa serta komite sekolah.

Dia mengatakan melakukan kurban di hari raya Idul Adha bermaksud agar siswa dapat memaknai arti kurban yang sebenarnya dalam kehidupan.

“Ini merupakan bentuk pembelajaran siswa berkurban, semua belajar bagaimana caranya dengan makna yang terdalam bahwa pengorbanan itu diperlukan dengan tujuan yang baik,” katanya.

Menurutnya, dengan berkurban, siswa dapat mengerti arti dari kebaikan dan keikhlasan.

“Dalam bentuk apapun bisa untuk berkurban ini dan memang butuh keberanian, mengapa kita tempatkan di sekolah, karena berbagai kalangan masyarakat ada, jadi kita lebih mudah membagikannya, termasuk kita bagikan kepada masyarakat sekitar,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajarkan arti gotong-royong dalam proses berkurban, baik dari memotong daging hingga memasak bersama di sekolahnya.

Yuliana menambahkan untuk Idul Adha ini pihaknya tidak menggunakan kantong plastik akan tetapi menggunakan wadah besek bambu untuk tempat hewan kurban tersebut.

Wadahnya tidak menggunakan plastik melainkan gunakan besek bambu sebagai langkah antisipasi sampah plastilk.

“Penggunaan kemasan ramah lingkungan serta peralatan makan yang bisa digunakan kembali merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang diajarkan pada siswa kami,” katanya.

Penggunaan wadah besek bambu ini juga sebagai implementasi himbauan Pemkot Depok terkait penggunaan besek bambu dan pengurangan sampah saat hari raya Idul Adha.

Penggunaan besek bambu itu diharapkan menjadi kampanye untuk mengurangi sampah plastik.

SDIT Taman Ilmu juga sudah berupaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Kepedulian terhadap lingkungan harus ditanamkan sejak dini membungkusnya dalam berbagai kegiatan, apalgi SDIT Taman Ilmu akan menuju sekolah Adiwiayata.

Daging hewan kurban yang dibungkus besek bambu lalu distribusikan ke siswa yatim, siswa dan warga di dua Kelurahan yakni Kelurahan Tanah Baru dan Keluragan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas. (dro godepok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here