Taksi Helikopter Depok Bandara Dituding Belum Ada Koordinasi

0

godepok-SeputarDepok. Pengoperasian Taksi Helikopter Bandara Depok yang rencananya akan dilakukan salah satu provider belum ada koordinasi.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana, mengungkapkan, bahwa belum ada koordinasi terkait transportasi udara yang menyebut Kota Depok masuk di dalamnya.

Namun demikian, Dadang berujar bahwa pada 2018 silam, sempat ada paparan dari sebuah provider taksi udara pada pihaknya.

“Tahun 2018 itu bukan kajian tapi pernah ada paparan dari salah satu provider taksi udara, kemudian jasa layanan pengiriman lewat udara, kayak gitu, tahun 2018. Pernah ada paparan salah satu provider,” ujar Dadang pada wartawan.

Setelah paparan, Dadang mengaku tidak lagi ada pembahasan atau pun pembicaraan soal layanan transportasi udara ini.

Setelah itu tidak ada lagi pembicaraan hingga saat ini.

Makanya ketika ada pemberitaan, saya komunikasi lagi dengan BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek), dan BPTJ sepakat dengan apa yang saya sampaikan. Memang 2018 terakhir ada paparan itu.

Dadang mengatakan, bilamana layanan transportasi udara ini ada di Kota Depok, maka pihak pengelola harus lebih dulu berkomunikasi dengan pihaknya dan pihak bersangkutan yang lain.

“Tentu kalau mereka akan operasional mereka pun tentunya harus berkomunikasi dulu dengan kita, BPTJ, dan itu ranah kewenangan mana waktu itu kalau itu memang diizinkan, apakah perhubungan udara, dan lain lainnya,” katanya.

Dadang mempertanyakan bila layanan ini sudah beroperasi seperti yang ramai diberitakan, maka titik landasan pun harus memiliki izin terlebih dahulu.

Terkait dengan operasional izin titiknya di mana karena tidak mudah, mesti ada pemetaan dulu.

“Harusnya mereka kalau memang mau operasional ataupun ada rencana itu mereka harus menyampaikan itu, komunikasi  daerah-daerah. Selama ini ini sejak 2018 saya belum pernah diajak bicara lagi terkait dengan taksi udara ini,” katanya.

Sebelumnya taksi udara yang dijamin bebas macet ini bernama Helicity dan dikelola oleh PT Whitesky Aviation.

CEO PT Whitesky Aviation, Denon Berri Klinsky Prawiraadmadja mengatakan, taksi udara itu siap mengantar atau menjemput calon penggunanya di 72 titik yang tersebar, di antaranya: DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Tangerang, Puncak, Kota Bogor, Sentul dan Serpong.

Adapun HeliCity sudah mulai beroperasi sejak 23 Agustus 2020 lalu, bertepatan dengan rampungnya pembangunan heliport di sisi selatan Bandara Soekarno-Hatta.(dro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here