Terdakwa Hoaks Babi Ngepet Tak Ajukan Eksepsi

0

godepok-SeputarDepok, Kuasa hukum Adam Ibrahim terdakwa kasus penyebaran berita bohong, Eri Edison menyampaikan jika pihaknya tidak mengajuk eksepsi atas dakwaan yang telah dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), pada Selasa 14 September 2021.

Eri menyampaikan alasan kenapa pihaknya tidak berencana mengajukan eksepsi karena memang tidak ada yang harus disampaikan dalam eksepsi.

“Yang penting kita nanti mengajukan pembelaan di pledoi saja, makanya kami tidak mengajukan eksepsi,”katanya.

Terdakwa kasus babi ngepet Adam Ibrahim harus dihadirkan dalam persidangan pada sidang lanjutan yang rencananya pada Senin (20/9) mendatang.

Ketua Majelis Hakim, Iqbal Hutabarat, pada sidang perdana di Pengadilan Negeri Depok meminta kepada Jaksa Penuntut Umum untuk menghadirkan terdakwa.

“Saat ini terdakwa dimana? Bisa dihadirkan?” tanya Ketua Majelis Hakim, Iqbal Hutabarat, pada Jaksa Penuntut Umum di Ruang Sidang.

Terdakwa ada di Polsek Sawangan, namun koneksi zoom nya belum tersambung,” ujar Jaksa Penuntut Umum, Putri, menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim.

Selang berapa menit kemudian hubungan koneksi pun tersambung dan terdakwa Adam Ibrahim tampil di layar monitor persidangan dari Polsek Sawangan.

“Mohon izin yang mulia, terdakwa Adam Ibrahim sudah muncul di layar,” ujar Jaksa Putri.

Namun demikian, Ketua Majelis Hakim pun meminta agar terdakwa Adam Ibrahim tetap dihadirkan langsung di ruang persidangan.

“Iya hadirkan saja disini, asal sesuai protokol kesehatan, social distancing,” ucap Ketua Majelis Hakim, Iqbal.

Jaksa penuntut umum lainnyan Alfa Dera menambahkan jika terdakwa dihadirkan pada sidang pertama maka akan memakan waktu lama karena terdakwa ada di polsek Sawangan.

“Izin yang mulia jika terdakwa dihadirkan ke sidang saat ini kami rasa akan lama tibanya,”katanya.

Pada sidang ke dua nanti terdakwa Adam Ibrahim akan dihadirkan di ruang sidang. Saat ini, persidangan kasus hoaks babi ngepet ini pun tertunda sementara dan dilanjutkan dengan persidangan kasus yang lainnya lebih dulu.(AH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here